Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz baru-baru ini membicarakan tentang peran sang ayah dalam membentuk kariernya yang gemilang.
Petenis peringkat 3 dunia menekankan bagaimana pelajaran psikologis dari sang ayah, termasuk melihat tenis bukan hanya sebagai olahraga tetapi sebagai bagian dari hidupnya, juga menyebutkan alasan mengapa sang ayah tetap menjaga jarak dengannya di lapangan, menahan diri untuk tidak menggabungkan peran seorang ayah dan mentor.
Juara French Open musim 2024 berasal dari El Palmar, Murcia, Spanyol. Keluarganya memiliki sejarah olahraga yang kuat setelah sang ayah, Carlos Alcaraz Gonzalez merupakan petenis profesional yang pernah menghuni peringkat 963 dunia pada musim 1990. Setelah menggantungkan raket, ia menjadi direktur tenis di Real Sociedad Club de Campo de Murcia. Itu adalah klub yang didirikan kakek petenis peringkat 3 dunia.
Dalam acara yang bertajuk, Louis Vuitton’s Extended, petenis berkebangsaan Spanyol mengungkapkan peran tidak tertandingi sang ayah dalam memperkuat kariernya.
“Ayah saya, yang terbiasa bermain tenis ketika ia masih muda, hasratnya, hidupnya adalah tenis. Itu yang ia ajarkan kepada saya. Bermain tenis dengan penuh hasrat, dengan cinta, seperti itulah hodup saya jika saya memilihnya. Tenis adalah hidup saya, jadi, saya melakukannya dengan penuh hasrat. Saya pikir itu pelajaran cukup baik yang saya pelajari darinya,” jelas Alcaraz.
Petenis yang telah mengantongi empat gelar Grand Slam juga menyebutkan bagaimana sang ayah menjaga jarak dengannya selama sesi latihan. Meskipun mereka menghabiskan waktu untuk bermain tenis selama akhir pekan, pada hari lain ia akan fokus dengan latihan intens bersama pelatihnya.
“Ketika saya 8 tahun, 9 tahun, pada hari minggu ketika tidak ada seorang pun yang bekerja, saya akan meminta ayah saya, ‘Ayo kita pergi ke klub, memukul beberapa bola’, selama 1 jam atau 1 jam 30 menit. Minggu malam, Sabtu. Tetapi selama hari biasa, saya bersama pelatih saya, bersama grup saya, dan ia tidak pernah memasuki lapangan ketika saya bersama mereka,” lanjut Alcaraz.
“Ia selalu ingin menghormati, katakan saja peran seorang ayah. Ia tidak pernah ingin menggabungkan peran ayah dan pelatih tenis. Jadi, ia selalu ingin tetap memisahkannya, hal yang cukup baik. Dan saya pikir itu banyak membantu saya.”
Petenis berkebangsaan Spanyol selalu mempertimbangkan ayahnya sebagai salah satu pendukung terbesar dalam membentuk kariernya sebagai petenis muda.
Artikel Tag: Tenis, Carlos Alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/carlos-alcaraz-ungkap-alasan-sang-ayah-menjauhi-sesi-latihan