Ligaolahraga.com -
Berita Liga 1 Indonesia: Persita Tangerang menargetkan raihan poin penuh kala menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2024/2025. Laga itu akan dihelat di Stadion Indomilk Arena, Minggu (13/4/2025) malam pukul 19.00 WIB.
Kemenangan atas Barito Putera ditargetkan jadi titik balik skuat Pendekar Cisadane yang dalam lima pertandingan terakhir gagal menang. Alhasil, posisi tim di papan klasemen sementara Liga 1 musim 2024/2025 turun ke peringkat ke-11 dengan raihan 36 poin.
"Kami sadar akan situasi yang sedang dihadapi. Kami dari manajemen, staff kepelatihan dan juga para pemain terus mencari solusi untuk menghadapi tujuh laga terakhir pada musim ini," ujar Manajer tim Persita Tangerang, Abdurahman seperti dikutip dari laman resmi klub.
"Tim menargetkan kemenangan di laga kandang melawan Barito Putera tentunya agar bisa menaikkan mental para pemain," tambah dia.
Para pemain sendiri sudah kembali menjalani sesi latihan usai libur lebaran selama satu pekan sejak Kamis (3/4/2025) lalu. Pelatih Fabio Lefundes langsung menggelar dua kali sesi latihan pada pagi dan sore hari demi menjaga kondisi fisik para pemain.
Semua pemain dalam kondisi prima dan tidak ada yang mendapat cedera, termasuk bek Tamirlan Kozubaev yang baru saja kembali dari panggilan tim nasional Kirgistan pekan lalu.
"Saya mewakili tim dan sebagai kapten tim juga terus berkomunikasi dengan para pemain lain untuk terus mencari solusi agar bisa meraih poin penuh di setiap laga sisa musim ini," ujar Muhammad Toha.
"Sebagai seorang pemain tentu kekalahan adalah hal yang menyakitkan dan kami sadar bahwa tim harus segera bangkit agar posisi kami tidak merosot di klasemen hingga akhir musim nanti," paparnya.
Setelah menjamu Laskar Antasari, sepekan berselang Persita Tangerang juga akan memainkan laga kandang untuk menghadapi Arema FC pada 20 April 2025 mendatang.
Artikel Tag: persita tangerang, Liga 1, fabio lefundes, Barito Putera
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/persita-tangerang-bertekad-akhiri-tren-buruk-kala-menjamu-barito-putera