Liputan6.com, Jakarta - Daun mangkokan, atau Polyscias scutellaria, adalah tanaman yang sering dijumpai di pekarangan rumah di Indonesia. Tanaman ini dikenal dengan bentuk daunnya yang melengkung seperti mangkuk untuk makanan. Selain sebagai penghias, daun mangkokan memiliki banyak manfaat yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional.
Sejak lama, masyarakat memanfaatkan daun mangkokan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Dalam informasi medis, disebutkan bahwa daun ini mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, dan polifenol, yang berfungsi sebagai antioksidan dan antimikroba.
Tanpa banyak yang mengetahui, daun ini pun bisa dijadikan sebagai apotek hidup untuk manfaat kesehatan serta kecantikan. Kira-kira apa sajakah itu? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya berikut, dirangkum Liputan6, Senin (12/1).
1. Melancarkan Sistem Pencernaan
Dalam situs resmi Puskemas Meninting Lombok Barat, disebutkan bahwa daun mangkokan memiliki sifat karminatif yang penting untuk sistem pencernaan. Senyawa ini membantu mengeluarkan angin mencegah sembelit. Mengonsumsi air rebusan daun mangkokan secara teratur dapat mendukung proses pencernaan yang sehat.
Selain itu, kandungan serat juga berperan dalam menjaga kesehatan lambung. Dengan melancarkan buang air besar, daun mangkokan membantu menghindari diare. Pengolahan daun ini bisa dilakukan dengan cara direbus atau dijadikan lalapan.
Beberapa komponen bioaktif dalam daun mangkokan juga mendukung sistem pencernaan. Senyawa ini merangsang produksi enzim pencernaan yang membantu penyerapan nutrisi. Dengan demikian, gangguan pencernaan dapat berkurang.
2. Mencegah Rambut Rontok dan Merangsang Pertumbuhan Rambut
Daun mangkokan memiliki manfaat untuk mencegah kerontokan rambut. Kandungan vitamin dan antioksidan dalam daun ini dapat merangsang pertumbuhan rambut. Nutrisi dalam daun mangkokan memperkuat akar rambut dan mengurangi kerontokan.
Untuk perawatan rambut, daun mangkokan bisa dihaluskan dan dicampur dengan minyak kelapa. Ramuan ini dioleskan pada kulit kepala untuk mengoptimalkan manfaatnya. Penggunaan rutin dapat mendukung rambut yang lebih sehat.
Kandungan dalam daun mangkokan juga meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala. Hal ini membantu mempercepat pertumbuhan rambut dengan menyuplai nutrisi ke folikel rambut. Dengan pemakaian yang teratur, rambut akan tampak lebih kuat.
3. Membantu Mengobati Luka dan Mencegah Infeksi
Daun mangkokan memiliki sifat antiseptik yang efektif untuk mengobati luka. Senyawa dalam daun ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Aplikasi daun mangkokan pada luka kecil dapat membantu proses penyembuhan.
Untuk mengobati luka, beberapa lembar daun mangkokan dihaluskan dan dikompreskan pada bagian yang terluka. Cara ini dapat mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi. Daun mangkokan juga membantu mengeringkan luka.
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mangkokan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Penggunaan tradisional daun ini sebagai antiseptik didukung oleh penelitian yang menunjukkan aktivitas antibakteri. Hal ini menjadikannya pilihan alami untuk mengobati luka.
4. Mengatasi Lemah, Lesu, dan Mencegah Anemia
Daun mangkokan dapat membantu mengatasi kondisi lemah dan lesu. Kandungan senyawa dalam daun ini berkontribusi pada peningkatan energi tubuh. Dengan mengonsumsi daun mangkokan, Anda dapat merasa lebih bertenaga.
Daun mangkokan juga mengandung zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang ditandai dengan kelelahan. Dengan mengonsumsi daun ini, gejala anemia dapat dicegah.
Kandungan vitamin A, B1, dan C dalam daun mangkokan juga mendukung vitalitas tubuh. Vitamin C membantu penyerapan zat besi, sehingga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Kombinasi nutrisi ini membantu mengurangi rasa lemah dan lesu.
5. Mengurangi Peradangan
Daun mangkokan mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan. Flavonoid dan polifenol dalam daun ini bekerja menghambat jalur inflamasi. Manfaat ini relevan untuk berbagai kondisi peradangan.
Disampaikan Ahli Gizi Klinis, Dr Amelia Sari di laman IAIN Surakarta yang terbit 25 Agustus 2025 lalu, menyebut bahwa ekstrak daun mangkokan dapat meredakan gejala peradangan. Hal ini bermanfaat untuk kondisi seperti arthritis atau cedera otot. Penggunaan daun ini secara topikal atau oral dapat memberikan efek menenangkan.
Peradangan juga dapat menyebabkan masalah kulit seperti eksim dan jerawat. Daun mangkokan memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu meredakan gejala tersebut. Dengan demikian, daun ini dapat menjadi solusi alami untuk masalah kulit.
"Senyawa seperti saponin dan polifenol yang terkandung dalam tanaman ini diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi," sebutnya.
6. Menjaga Kesehatan Kulit dan Mengatasi Jerawat
Daun mangkokan dapat menjaga kesehatan kulit dan mengatasi jerawat. Kandungan tanin dan flavonoid dalam daun ini memiliki sifat antibakteri. Sifat ini membantu memerangi bakteri penyebab jerawat.
Dengan mengurangi bakteri di permukaan kulit, daun mangkokan dapat mencegah pembentukan jerawat baru. Selain itu, sifat anti-inflamasinya membantu menenangkan kulit yang meradang. Penggunaan daun ini dapat mempercepat penyembuhan jerawat yang sudah ada.
Daun mangkokan juga kaya akan antioksidan yang melindungi sel-sel kulit. Antioksidan ini membantu menetralkan radikal bebas yang merusak kulit. Dengan demikian, daun mangkokan mendukung regenerasi sel kulit dan membuat kulit tampak lebih segar.
7. Mengobati Sariawan
Daun mangkokan efektif untuk mengobati sariawan. Sariawan dapat disebabkan oleh infeksi atau kekurangan vitamin. Daun mangkokan menawarkan pendekatan alami untuk mengatasi kondisi ini.
Sifat anti-inflamasi pada daun mangkokan membantu meredakan peradangan akibat sariawan. Dengan mengurangi rasa sakit, daun ini mempercepat proses penyembuhan. Penggunaan daun mangkokan dapat memberikan efek menenangkan pada luka sariawan.
Untuk memanfaatkan daun mangkokan dalam mengobati sariawan, daun dapat ditumbuk halus. Aplikasi langsung pada area sariawan dapat membantu mempercepat pemulihan. Metode ini merupakan cara tradisional yang efektif untuk mengatasi sariawan.
8. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh dan Antioksidan
Daun mangkokan mengandung antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Radikal bebas dapat menyebabkan berbagai penyakit. Antioksidan dalam daun mangkokan membantu menetralkan efek radikal bebas.
Kandungan vitamin A, C, dan B1 dalam daun mangkokan juga berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C dikenal sebagai peningkat imunitas. Dengan sistem kekebalan yang kuat, tubuh lebih tahan terhadap infeksi.
Senyawa aktif dalam daun mangkokan membantu memperkuat sistem imun. Konsumsi daun mangkokan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Ini merupakan manfaat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Apa saja kandungan nutrisi utama dalam daun mangkokan?
A: Daun mangkokan mengandung lemak, kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin A, B1, dan C.
Q: Bagaimana cara menggunakan daun mangkokan untuk mengatasi rambut rontok?
A: Daun mangkokan dapat dicampur dengan minyak kelapa dan dioleskan pada kulit kepala.
Q: Apakah daun mangkokan dapat digunakan untuk mengobati luka?
A: Ya, daun mangkokan dapat dihaluskan dan dikompreskan pada luka untuk mempercepat penyembuhan.
Q: Apakah ada efek samping dari penggunaan daun mangkokan?
A: Disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan daun mangkokan.
Q: Selain untuk kesehatan, apa manfaat daun mangkokan untuk kecantikan?
A: Daun mangkokan dapat membantu mengatasi jerawat dan menjaga kesehatan kulit.

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474996/original/058742900_1768546902-ruang_aman_anak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474722/original/086369200_1768532937-dian_sasmita.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475599/original/065204400_1768631413-35412.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758362/original/008193500_1709262685-Screenshot_2024-03-01_100831.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474682/original/068325200_1768530015-azhar_bully.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474587/original/031856500_1768490525-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_21.41.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4806688/original/097018500_1713515496-Screenshot_2024-04-19_152518.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474565/original/004438100_1768486071-budi_buli.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473461/original/080716200_1768445652-hgn_2026.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473767/original/057718200_1768456004-susu_formula.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473564/original/099853500_1768449389-017638200_1740231083-flat-lay-edamame-beans-bowl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369702/original/048157300_1759478049-boiled-eggs-bowl-decorated-with-parsley-leaves-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5472900/original/028130000_1768379340-budi_bayer.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4564299/original/089946400_1693908147-ONEPIECE_Unit_08158RC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4989902/original/056698400_1730703092-3282768f-65a3-45c6-8d68-08e86fa380b1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446169/original/047607200_1765874269-SaveClip.App_590422895_834179679217348_2995432497785024484_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5471917/original/040038700_1768299370-ginjal_agus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471151/original/027911500_1768278693-tinggi_protein.jpg)










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5360701/original/072243700_1758720836-20250924_120820.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5241362/original/019283600_1748948311-heart-attack-concept-asian-woman-is-unable-work-today-so-tired-she-is-sick-serious-acute-high-heart-rate-attack-bed-young-woman-pajamas-having-heart-attack-her-bedroom.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5259334/original/038943500_1750422150-20250620BL_Latihan_Timnas_Indonesia_Putri_19.JPG)


