Amorim Tantang Media: Siapa Skuad Terbaik AC Milan?

16 hours ago 7

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: AC Milan Berusaha Menemukan Formasi Terbaik di Bawah Asuhan Ruben Amorim

Pada akhir pekan lalu, pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menghadapi pertanyaan menantang dari seorang jurnalis dalam konferensi pers pra-pertandingan. Ketika ditanya apakah hasil buruk yang dialami timnya dan tekanan dari luar membuatnya harus berhenti bereksperimen dan memilih formasi yang diinginkan publik, Amorim justru melemparkan pertanyaan balik kepada si wartawan.

"Maksud Anda, formasi terbaik seperti apa? Menurut Anda bagaimana?" tanya Amorim.

Sang jurnalis pun menyebutkan nama-nama pemain: Gila, De Winter atau Gabbia, dan Pavlovic di lini belakang; Rabiot, Modric, Chukwueze, dan Moreira di lini tengah; serta Pulisic, Cisse, dan Ramos di lini depan.

Alih-alih menolak jawaban tersebut, Amorim mulai mengupas lebih dalam.

"Bagaimana dengan posisi di sebelah kiri?" tanya Amorim. Lalu dijawab dengan nama Moreira. "Jika Chukwueze bermain tiga pertandingan dan mengalami masalah, siapa yang Anda pilih untuk mengisi posisinya?" Saelemaekers adalah jawabannya. "Di sebelah kanan? Untuk tetap terbuka, duel satu lawan satu?"

Amorim kemudian mengalihkan perhatian ke lini tengah. Ketika jurnalis tersebut menyebut Rabiot dan Modric, Amorim sampai pada poin yang ingin dia sampaikan.

"Apa yang kalian katakan tentang Modric minggu lalu? Saya membela Modric di sini, kalian bicara tentang kecepatannya. Kalian akan melihat bahwa setiap minggunya, kalian akan memiliki starting XI yang berbeda. Dan kemudian Anda harus mengelola tiga pertandingan per minggu, dan pergantian pemain. Jadi, apa yang akan Anda lakukan?"

Amorim menegaskan, "Saya tahu ini bukan pekerjaan Anda, tetapi yang ingin saya jelaskan adalah opini Anda akan berubah, karena Musah bermain sangat baik. Kita bisa berbicara sepanjang hari."

Pernyataan ini bukan sekadar pengalihan perhatian, tetapi mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi Amorim di bulan-bulan pertamanya di San Siro. Formasi 3-4-2-1 yang diandalkannya menuntut profil pemain yang spesifik, sementara skuad masih dalam tahap pembentukan dan padatnya jadwal pertandingan tak memungkinkan untuk menurunkan sebelas pemain yang sama secara beruntun. Modric adalah contoh paling jelas. Pada usia 40 tahun, ia tampil kurang optimal dan digantikan saat melawan Lazio, kemudian diistirahatkan sepenuhnya saat laga perdana Liga Europa melawan Benfica. Dari luar, keputusan ini mungkin terlihat seperti keraguan, tetapi dari dalam, itu adalah bagian dari manajemen tim.

Di Serie A, Milan mencatat dua kemenangan dan dua hasil imbang. Hasil imbang diraih saat melawan Juventus dan Lazio, di mana mereka berhasil menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol berkat dua gol Diego Moreira dari bangku cadangan.

Amorim tidak meminta maaf atas kerangka kerja yang diterapkannya. "Tidak ada yang ingin memenangkan lebih banyak pertandingan daripada saya. Saya tidak hanya memikirkan jangka pendek, tetapi juga jangka panjang, karena itu yang terbaik untuk klub, bukan untuk saya. Besok, saya akan memilih starting XI terbaik, dengan pemikiran apakah saya harus mendorong lebih maju di babak kedua," tegas Amorim.

Artikel Tag: ac milan, modric, ruben amorim

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/amorim-tantang-media-siapa-skuad-terbaik-ac-milan

Read Entire Article
Helath | Pilkada |