Can This Love Be Translated Akan Tayang, Begini Komedi Romantis Pengaruhi Persepsi Penonton soal Cinta

4 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Netflix kembali menghadirkan drama Korea bergenre komedi romantis berjudul Can This Love Be TranslatedDrama yang dibintangi Kim Seon Ho dan Go Yoon Jung bakal tayang pada 16 Januari 2026.

Diproduksi oleh Pinella Productions Srl, drama ini digarap oleh sutradara Yoo Young Eun dengan naskah dari Hong Jung-Eun dan Hong Mir-Ran, dua penulis ternama Korea Selatan yang sebelumnya sukses lewat The Greatest Love dan Hotel del Luna.

Sebagai drama komedi romantis, Can This Love Be Translated disebut-sebut bakal menyuguhkan kisah cinta ringan yang dibalut humor dan momen canggung. Ceritanya tentang Ju Ho-jin (Kim Seon-Ho), seorang penerjemah multibahasa yang menguasai Bahasa Inggris, Jepang, dan Italia, yang kemudian bekerja untuk Cha Mu-hee (Go Yoon-Jung), seorang aktris papan atas yang ceria dan penuh energi.

Dari hubungan kerja inilah, interaksi keduanya berkembang menjadi rangkaian peristiwa lucu, salah paham, hingga keterlibatan emosional.

Genre komedi romantis seperti ini sudah lama menjadi favorit banyak penonton karena menawarkan kisah yang mudah dinikmati, menyenangkan, dan memberikan perasaan hangat. Tidak sedikit pula yang tanpa sadar menyerap gambaran cinta yang ditampilkan dalam cerita, lalu membawanya ke dalam cara mereka memandang hubungan di kehidupan nyata.

Komedi Romantis dan Gambaran Cinta yang Ideal

Dilansir dari Psychology Today, film dan drama komedi romantis kerap menggambarkan hubungan sebagai sesuatu yang manis dan penuh kemungkinan.

Cerita biasanya berpusat pada tokoh utama yang melalui berbagai kejadian sebelum akhirnya bertemu dengan pasangan yang dianggap tepat. Di akhir cerita, hubungan tersebut digambarkan berhasil dan membawa kebahagiaan.

Banyak penonton memilih menonton film atau drama romantis komedi karena beragam alasan. Ada yang merasa terhubung dengan karakter, ada yang ingin memahami hubungan, dan ada pula yang sekadar mencari hiburan.

Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa penonton yang menyaksikan romantis komedi untuk belajar tentang hubungan cenderung memiliki keyakinan yang lebih kuat terhadap pandangan cinta yang ideal dan romantis.

Keyakinan Takdir dalam Kisah Komedi Romantis

Cerita komedi romantis sering menanamkan gagasan bahwa setiap orang memiliki satu pasangan yang 'ditakdirkan'. Jika pasangan tersebut ditemukan, hubungan seolah akan berjalan dengan sendirinya. Keyakinan ini dikenal sebagai destiny beliefs dan berkaitan dengan pola pikir tetap atau fixed mindset.

Sebaliknya, individu dengan pola pikir berkembang atau growth mindset cenderung merasa lebih puas dalam hubungan dan tidak terlalu sensitif terhadap penolakan. Mereka memandang tantangan sebagai bagian dari proses belajar bersama pasangan, bukan sebagai tanda bahwa hubungan tersebut salah.

Cinta yang Terlihat Mudah dan Selalu Berakhir Bahagia

Drama komedi romantis juga kerap menampilkan cinta sebagai sesuatu yang tidak rumit. Meski ada konflik atau rintangan, hubungan dalam cerita tetap terasa ringan dan mudah dilalui. Hambatan yang muncul sering kali terlihat kecil dibandingkan kebahagiaan yang menanti di akhir cerita, sehingga memberikan kesan bahwa cinta sejati tidak membutuhkan usaha besar.

Gambaran hubungan yang terlalu ideal ini dapat membuat penonton terbiasa melihat cinta sebagai sesuatu yang selalu indah, sekaligus berisiko mengaburkan masalah nyata yang mungkin muncul dalam hubungan di dunia nyata.

Representasi dalam Cerita Komedi Romantis

Meski kini mulai lebih beragam,drama komedi romantis masih sering menampilkan pasangan dengan karakter yang stereotipikal. Perempuan kerap digambarkan sebagai sosok yang membutuhkan penyelamatan, sementara laki-laki digambarkan tertutup secara emosional hingga bertemu pasangan yang tepat.

Pola ini juga hadir dalam banyak kisah romantis komedi, termasuk drama Can This Love Be Translated, yang mempertemukan dua karakter dengan pandangan cinta yang bertolak belakang.

Cha Mu-hee yang tidak percaya pada cinta dan Ju Ho-jin yang penuh harapan menjadi dinamika khas romantis komedi, di mana perbedaan tersebut menjadi sumber konflik sekaligus daya tarik cerita.

Read Entire Article
Helath | Pilkada |