Jack Catterall Tolak Rencana Teofimo Lopez Langsung Hadapi Ryan Garcia

17 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Jack Catterall menegaskan dirinya tidak akan memberi jalan kepada Teofimo Lopez untuk langsung menghadapi juara kelas welter WBC Ryan Garcia.

Catterall merasa dirinya telah memenuhi kewajiban untuk mendapatkan kesempatan merebut gelar penuh WBA.

Garcia baru saja mengalahkan Conor Benn dalam waktu kurang dari dua ronde di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 12 September.

Setelah kemenangan tersebut, Garcia langsung menyerukan pertarungan unifikasi melawan Lopez, yang kini memegang sabuk WBA.

Catterall (33-2, 14 KO) menyaksikan pertarungan tersebut dari studio DAZN di London. Ia sebelumnya memilih jalur berbeda setelah frustrasi menunggu kesempatan menghadapi juara WBO kelas welter Devin Haney.

Awal tahun ini, Catterall menerima pertarungan berisiko melawan petinju Uzbekistan, Shakhram Giyasov, untuk memperebutkan gelar sekunder WBA. Ia mengambil pertarungan tersebut dengan jaminan akan mendapatkan kesempatan menghadapi pemegang gelar penuh dalam waktu 180 hari.

Pada Mei, Jack Catterall tampil gemilang di dekat Piramida Giza, Mesir. Ia menjatuhkan Giyasov pada ronde pertama, kemudian mendominasi pertarungan sebelum menang angka mutlak dengan selisih lebar.

Situasi berubah setelah Rolly Romero kehilangan gelar WBA kepada Lopez pada 22 Agustus. Lopez belum menunjukkan ketertarikan secara terbuka untuk menghadapi Catterall.

Lopez justru menjadi bagian dari rangkaian acara Garcia-Benn. Ia mengenakan janggut palsu dan mengajukan pertanyaan pada konferensi pers sebelum pertandingan. Setelah laga, Lopez juga terlibat keributan singkat setelah Garcia memanggil namanya.

Pada Juli, Catterall mengatakan kepada The Ring bahwa jika pemenang pertarungan Garcia-Benn tidak menghadapinya sebelum 19 November, dirinya akan dinobatkan sebagai juara penuh. Pada Minggu dini hari, ia kembali menegaskan sikapnya melalui media sosial.

“Tidak ada bantuan, tidak ada potong antrean. Hanya apa yang memang menjadi hak saya. Saya ingin kesempatan saya BERIKUTNYA,” tulis Catterall di X.

Catterall menilai perjalanan panjangnya menuju level dunia membuat dirinya layak mendapatkan kesempatan tersebut. Ia hampir 10 tahun berkarier sebagai petinju profesional sebelum menghadapi Josh Taylor dalam perebutan gelar kelas welter junior tak terbantahkan pada Februari 2022.

Catterall tampil baik dan menjatuhkan Taylor, tetapi kalah melalui keputusan split yang kontroversial. Dua tahun kemudian, ia membalas kekalahan tersebut dan sejak itu naik ke kelas welter serta membangun reputasi sebagai salah satu petinju terbaik di divisi tersebut.

Ia juga menyinggung jalur berbeda yang ditempuh Benn menuju pertarungan melawan Garcia. Menurut Catterall, petinju perlu menjalani pertarungan penting untuk berkembang sebelum menghadapi level dunia.

“Saya pikir tingkatan itu penting dalam tinju. Memenangi gelar Inggris dan membuktikan diri sebagai yang terbaik di negara sendiri sebelum naik ke level dunia. Pertarungan di tengah perjalanan sangat penting untuk perkembangan,” tulisnya.

Jack Catterall mengakui Benn memiliki nama besar dan kemampuan mempromosikan diri, tetapi ia menegaskan dirinya telah menempuh jalur panjang dan merasa waktunya untuk mendapatkan kesempatan perebutan gelar sudah tiba.

“Beberapa petinju harus menempuh jalur panjang menuju pertarungan dunia. Saya salah satunya, tetapi saya sudah mendapatkan kesempatan ini dan menginginkannya sekarang,” ujarnya.

Artikel Tag: teofimo lopez, ryan garcia, jack catterall

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/jack-catterall-tolak-rencana-teofimo-lopez-langsung-hadapi-ryan-garcia

Read Entire Article
Helath | Pilkada |