Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus penyebab super flu, meski hingga saat ini belum ditemukan kasus di wilayah tersebut. Langkah antisipasi dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak panik, tapi tetap waspada terhadap penyakit yang dikenal memiliki tingkat keparahan lebih tinggi dibandingkan influenza musiman biasa.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, mengatakan, pemerintah daerah mengambil langkah proaktif untuk mencegah lonjakan kasus super flu di masa mendatang. Edukasi ini dinilai penting agar masyarakat memahami karakteristik penyakit sekaligus cara pencegahannya.
"Pemerintah mengambil langkah proaktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya lonjakan kasus super flu di Kota Bengkulu di masa mendatang," kata Nelli Hartati seperti dikutip Antara pada Senin, 12 Januari 2025.
Nelli, menegaskan, hingga kini belum ada laporan masyarakat yang terpapar super flu di Kota Bengkulu. Namun, dia mengingatkan bahwa penyakit ini memiliki karakteristik klinis yang berbeda dari flu biasa sehingga membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi.
Nelli, menjelaskan, secara gejala memang mirip dengan flu pada umumnya. Namun, pada kasus super flu, tingkat keparahannya jauh lebih tinggi.
"Pasien biasanya akan mengalami demam tinggi yang persisten, nyeri otot yang sangat hebat, hingga kelelahan ekstrem yang membuat aktivitas lumpuh total," ujarnya.
Durasi Sakit akibat Super Flu
Dia, menambahkan, durasi sakit akibat super flu juga cenderung lebih panjang. Jika flu biasa umumnya mereda dalam tiga hingga lima hari, super flu dapat berlangsung lebih lama dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara medis dengan tepat.
Oleh sebab itu, Pemkot Bengkulu meminta seluruh jajaran tenaga kesehatan, mulai dari puskesmas hingga fasilitas kesehatan lainnya, agar meningkatkan kesiapsiagaan. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah utama pencegahan.
"Saat ini di Kota Bengkulu belum ada laporan adanya masyarakat terpapar super flu. Meski demikian kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Jangan menunggu sakit, cegahlah dengan cara menjaga imunitas tubuh, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup," kata Nelli.
Cara Cegah Penularan Virus Penyebab Super Flu
Selain menjaga daya tahan tubuh, masyarakat juga diimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan sederhana dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan masker dianjurkan terutama saat beraktivitas di luar rumah atau ketika merasa kurang sehat.
Upaya pencegahan lainnya meliputi kebiasaan rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, serta membatasi kontak dengan orang yang sedang sakit.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu juga mendorong vaksinasi influenza, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, dan penderita penyakit tertentu.
Jika mengalami gejala demam tinggi lebih dari dua hari yang disertai nyeri otot hebat dan kelelahan ekstrem, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Langkah ini penting untuk memastikan penanganan medis dilakukan sedini mungkin dan mencegah risiko komplikasi.
Melalui edukasi berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkot Bengkulu berharap potensi penularan virus penyebab super flu dapat ditekan, sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga dan Kota Bengkulu terhindar dari lonjakan kasus penyakit menular.

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474996/original/058742900_1768546902-ruang_aman_anak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474722/original/086369200_1768532937-dian_sasmita.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475599/original/065204400_1768631413-35412.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758362/original/008193500_1709262685-Screenshot_2024-03-01_100831.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474682/original/068325200_1768530015-azhar_bully.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474587/original/031856500_1768490525-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_21.41.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4806688/original/097018500_1713515496-Screenshot_2024-04-19_152518.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474565/original/004438100_1768486071-budi_buli.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473461/original/080716200_1768445652-hgn_2026.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473767/original/057718200_1768456004-susu_formula.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473564/original/099853500_1768449389-017638200_1740231083-flat-lay-edamame-beans-bowl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369702/original/048157300_1759478049-boiled-eggs-bowl-decorated-with-parsley-leaves-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5472900/original/028130000_1768379340-budi_bayer.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4564299/original/089946400_1693908147-ONEPIECE_Unit_08158RC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4989902/original/056698400_1730703092-3282768f-65a3-45c6-8d68-08e86fa380b1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446169/original/047607200_1765874269-SaveClip.App_590422895_834179679217348_2995432497785024484_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5471917/original/040038700_1768299370-ginjal_agus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471151/original/027911500_1768278693-tinggi_protein.jpg)










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5360701/original/072243700_1758720836-20250924_120820.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5241362/original/019283600_1748948311-heart-attack-concept-asian-woman-is-unable-work-today-so-tired-she-is-sick-serious-acute-high-heart-rate-attack-bed-young-woman-pajamas-having-heart-attack-her-bedroom.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5259334/original/038943500_1750422150-20250620BL_Latihan_Timnas_Indonesia_Putri_19.JPG)


