Liputan6.com, Jakarta Tanggal 25 November menjadi momen penting bagi dunia pendidikan Indonesia. Pada tanggal 25 November Indonesia memperingati Hari Guru Nasional untuk menghargai jasa para pendidik yang telah berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Di balik tanggal tersebut, terdapat perjalanan sejarah panjang yang berawal dari masa penjajahan hingga akhirnya Indonesia merdeka.
Akar Sejarah Organisasi Guru di Indonesia
Melansir dari laman Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh pada Senin, 24 November 2025, jejak awal perjuangan guru telah muncul sejak masa Hindia Belanda.
Dalam jurnal “Perjuangan Organisasi Guru di Masa Revolusi, Sejarah PGRI di Awal Pendiriannya” karya Ahmad Kosasih dijelaskan bahwa pada tahun 1851 pemerintah kolonial mendirikan Sekolah Guru Negeri di Surakarta, sebelumnya bernama Normal Cursus, untuk mencetak guru yang akan mengajar di desa-desa.
Memasuki tahun 1912, berdiri berbagai organisasi guru seperti Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB), Persatuan Guru Indonesia (PGI), dan organisasi lain berdasarkan agama maupun daerah. Keberagaman organisasi ini menunjukkan bahwa peran guru sudah menjadi bagian penting dalam dinamika pendidikan pada masa kolonial.
Perkembangan Organisasi Guru pada Masa Penjajahan Jepang
Saat Jepang berkuasa, muncul organisasi guru bernama “Guru” pada tahun 1943 di Jakarta yang dipelopori oleh Amin Singgih dan rekan-rekannya. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa guru Indonesia tetap menjaga kesatuan nasional.
Pada masa itu, Jepang juga membuka pelatihan guru dengan materi seperti indoktrinasi ideologi “Hakko i-chiu”, latihan kemiliteran, bahasa Jepang, geopolitik, serta olahraga dan lagu-lagu Jepang.
Masa pendudukan Jepang yang singkat kemudian berakhir dengan kemerdekaan Indonesia, membuka jalan bagi para guru untuk menentukan jati diri pendidikan nasional.
Lahirnya PGRI Pasca Kemerdekaan
Setelah Indonesia merdeka, para guru mengadakan Kongres Pendidik Bangsa pada 24-25 November 1945 di Sekolah Guru Puteri, Surakarta, Jawa Tengah. Kongres yang dipimpin oleh Amin Singgih, Rh. Koesnan dan para tokoh pendidik lainnya ini menyatukan seluruh organisasi yang sebelumnya terpecah.
Dari kongres tersebut lahirlah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sejak saat itu PGRI hadir sebagai wadah perjuangan para guru untuk ikut serta dalam menegakkan, mempertahankan, dan mengisi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka.
Kongres pertama PGRI merumuskan tiga tujuan utama:
- Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia.
- Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran dengan dasar kerakyatan.
- Membela hak dan nasib buruh umumnya, serta hak dan nasib guru khususnya.
Penetapan Hari Guru Nasional
Seiring berjalannya waktu, tanggal berdirinya PGRI menjadi simbol penting dalam dunia pendidikan nasional. Mengutip dari laman Komisi Pemilihan Umum (KPU), melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, pemerintah menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional sekaligus hari ulang tahun PGRI.
Sejak itu, sekolah, organisasi pendidikan, dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia memperingatinya setiap tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap para guru yang telah mengabdikan diri, termasuk mereka yang bekerja di daerah terpencil.
Makna Hari Guru Nasional
Dari perjalanan sejarahnya, Hari Guru Nasional menjadi pengingat untuk masyarakat akan peran guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing, membentuk karakter, dan menanamkan nilai moral. Dalam budaya Indonesia, guru kerap disebut sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa” karena kontribusinya yang besar bagi masa depan bangsa.
Peringatan ini menjadi ruang bagi masyarakat dan siswa untuk menghargai dedikasi para guru yang terus berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4916844/original/018693400_1723537819-pexels-h-thanh-131149238-10131971.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5199384/original/038513800_1745580146-ChatGPT_Image_Apr_25__2025__06_21_41_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425877/original/038372600_1764240243-IMG_20251127_144123_832.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427769/original/077297800_1764416182-nita.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426784/original/044200700_1764317615-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425607/original/084312400_1764232310-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427689/original/025678000_1764408509-Cefi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5424902/original/008009300_1764166341-20251126_155417.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4843926/original/068798200_1716798063-Ilustrasi_teman__konflik__bertengkar__iri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427156/original/019811600_1764329507-bukit_bintang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427591/original/057223300_1764398409-ray.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5426573/original/010179100_1764310098-zudan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5152180/original/027849100_1741239835-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3807962/original/042684300_1640675125-269771691_676967773299152_1759655523571053049_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426148/original/036905100_1764262169-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_23.31.52_64e9b1ed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5426045/original/083785000_1764250366-Foto_2b_-_Bulan_Kesadaran_Hipertensi_Paru_2025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5115707/original/069563900_1738318372-image__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2918038/original/015070100_1569068083-Untitled.jpg)












:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5342972/original/013803200_1757405019-listya.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276437/original/068077400_1751952590-beautiful-woman-taking-care-herself.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5306724/original/022117700_1754448645-kelley_mack.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5190717/original/022953000_1744880160-Minum_kopi.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5082175/original/058101700_1736233631-1736231098797_celana-abu-abu-cocok-dengan-baju-warna-apa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161561/original/013565600_1741847087-1741841084965_apa-penyebab-usus-buntu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5306234/original/056128800_1754380060-sad-asian-kid-touching-tummy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3942749/original/085011900_1645583985-young-beautiful-woman-bathroom-with-towel-her-head-washes-her-face-with-tap-water.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024590/original/087816500_1732616772-cara-menghilangkan-perut-kembung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4966766/original/003941100_1728659811-fotor-ai-2024101122239.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299696/original/022467500_1753848306-woman-with-melanoma-her-skin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3286207/original/019005400_1604455604-sembunyikan-kebotakan-suami-dilaporkan-istri-ke-poilisi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5072311/original/012642500_1735547668-f9afe661-0a1f-4faa-9aac-eb2d502c9934.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304594/original/039238700_1754278899-WhatsApp_Image_2025-08-04_at_10.38.18.jpeg)