Terpuruk Bersama Yamaha, Pramac Dihantui Keputusan Tinggalkan Ducati

14 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Keputusan Pramac Racing meninggalkan Ducati untuk bekerja sama dengan menjadi tim satelit Yamaha kini mulai dipertanyakan. Setelah sempat menjadi juara dunia MotoGP, performa tim justru merosot drastis dalam dua musim terakhir.

Tim Pramac Racing menghadapi kenyataan pahit setelah memutuskan berpisah dengan Ducati dan beralih ke Yamaha di MotoGP. Keputusan yang semula dianggap sebagai langkah strategis untuk masa depan kini mulai dipandang sebagai kesalahan besar.

Pramac sebenarnya pernah mencapai puncak kejayaan bersama Ducati. Pada musim 2024, tim satelit asal Italia tersebut mencatat sejarah dengan meraih gelar juara dunia melalui Jorge Martin. Prestasi itu menjadikan Pramac sebagai tim independen pertama yang berhasil memenangkan kejuaraan MotoGP.

Namun situasi berubah drastis hanya dalam waktu satu musim. Setelah Martin memutuskan bergabung dengan Aprilia dan Pramac meninggalkan Ducati, tim asal Tuscany tersebut memilih memulai proyek baru bersama Yamaha.

Harapan besar sempat muncul ketika kerja sama tersebut diumumkan. Pramac dipercaya menjadi bagian penting dalam upaya pabrikan asal Iwata ini kembali bersaing di papan atas MotoGP. Akan tetapi, performa di lintasan justru menunjukkan hasil yang jauh dari harapan.

Pada musim 2025, Pramac mengalami penurunan drastis. Duet Jack Miller dan Miguel Oliveira hanya mampu mengumpulkan total 125 poin sepanjang musim. Hasil itu membuat Pramac terpuruk di posisi terbawah klasemen tim.

Masalah yang sama masih terlihat pada awal musim 2026. Pabrikan berlogo Garpu Tala ini memperkenalkan mesin V4 baru untuk meningkatkan daya saing, tetapi performanya belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand, hasil yang diraih Pramac kembali mengecewakan. Jack Miller dan rookie Toprak Razgatlioglu hanya mampu finis di posisi ke-17 dan ke-18. Bahkan Miller tertinggal hingga 47 detik dari pemenang balapan.

Data simulasi balapan yang dikumpulkan selama tes pramusim juga menunjukkan bahwa Yamaha masih kesulitan menemukan kecepatan yang kompetitif. Hal ini membuat banyak pihak mulai meragukan arah proyek yang dijalankan oleh tim.

Laporan dari Motorsport Espana menyebutkan bahwa pihak internal Pramac kini semakin sulit melihat potensi kesuksesan dari keputusan meninggalkan Ducati. Penurunan performa yang sangat tajam membuat sebagian pihak diyakini mulai mempertanyakan langkah tersebut.

Kritik juga datang dari pembalap utama mereka, Fabio Quartararo. Juara dunia MotoGP 2021 itu sempat mengungkapkan kekecewaannya karena ia berharap Pramac bisa memberikan dampak lebih besar bagi proyek Yamaha.

Dengan kondisi motor yang masih tertinggal dari para rival, Pramac kini menghadapi tantangan besar untuk membuktikan bahwa keputusan mereka meninggalkan Ducati bukanlah langkah yang keliru.

Artikel Tag: ducati, yamaha, pramac racing, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/terpuruk-bersama-yamaha-pramac-dihantui-keputusan-tinggalkan-ducati

Read Entire Article
Helath | Pilkada |