Liputan6.com, Jakarta - Buah tinggi protein menjadi menu yang baik untuk mendukung kesehatan diri, termasuk program diet yang sedang dijalankan. Meski bukan sumber utama seperti telur atau daging, buah tinggi protein tetap berguna untuk mendukung pola makan seimbang, terutama bagi orang yang sedang mengurangi konsumsi makanan olahan.
Di tengah tren hidup sehat, banyak orang mulai mencari camilan yang mudah didapat, praktis dibawa, dan bisa dikonsumsi setiap hari tanpa membuat pola makan berantakan. Buah menjadi pilihan yang sering muncul, namun tidak semua orang tahu bahwa ada beberapa buah yang kandungan proteinnya lebih tinggi dibanding buah pada umumnya.
Berikut 13 buah tinggi protein dan kandungan vitamin serta unsur-unsur lainnya yang bagus untuk tubuh, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (6/2).
1. Jambu Biji
Jambu biji termasuk buah yang sering ditemui di pasar tradisional maupun swalayan. Buah ini dikenal karena kandungan vitamin C, namun jambu biji juga memiliki protein yang lebih tinggi dibanding buah lain.
Dalam 100 gram jambu biji, terdapat sekitar 2,6 gram protein. Jumlah ini cukup menonjol untuk kategori buah, sehingga bisa membantu menambah asupan protein harian, terutama bagi orang yang jarang mengonsumsi makanan tinggi protein.
Cara konsumsi yang mudah adalah dimakan langsung setelah dicuci bersih. Jambu biji juga bisa dijadikan potongan buah untuk salad, atau dibuat jus tanpa gula tambahan agar tidak mengubah pola diet.
2. Alpukat
Alpukat sering masuk daftar menu diet karena kandungan lemaknya. Selain itu, alpukat juga memiliki protein yang bisa mendukung kebutuhan tubuh saat mengurangi porsi makan besar.
Dalam 100 gram alpukat terdapat sekitar 2 gram protein. Kandungan ini membuat alpukat cocok dijadikan menu sarapan atau camilan di sela waktu makan.
Alpukat dapat dimakan langsung dengan perasan jeruk nipis, atau dijadikan campuran smoothie dengan susu rendah gula. Jika ingin lebih aman untuk diet, hindari tambahan kental manis dan topping tinggi gula.
3. Nangka
Nangka sering dikonsumsi dalam bentuk buah segar maupun campuran makanan. Buah ini juga memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibanding beberapa buah lain.
Dalam 100 gram nangka, kandungan proteinnya sekitar 1,7 gram protein. Meski tidak terlalu besar, nangka tetap bisa menjadi tambahan asupan protein jika dikonsumsi dalam porsi wajar.
Nangka bisa dimakan langsung sebagai buah potong. Namun jika sedang diet, batasi konsumsi karena nangka memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi, sehingga lebih aman dikonsumsi pada pagi atau siang hari.
4. Kiwi
Kiwi sering dijadikan buah pelengkap menu diet karena rasanya mudah diterima banyak orang. Buah ini juga memiliki protein meskipun tidak sebanyak jambu biji.
Dalam 100 gram kiwi, terdapat sekitar 1,1 gram protein. Selain protein, kiwi juga mengandung serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.
Kiwi bisa dimakan langsung atau dijadikan topping oatmeal. Untuk konsumsi harian, kiwi lebih baik dikonsumsi dalam bentuk segar daripada jus agar seratnya tidak hilang.
5. Jeruk
Jeruk dikenal sebagai buah sumber vitamin C. Namun jeruk juga menyumbang protein dalam jumlah kecil yang tetap bermanfaat jika masuk dalam pola makan rutin.
Dalam 100 gram jeruk, terdapat sekitar 0,9 gram protein. Angka ini memang tidak besar, tetapi jeruk sering dikonsumsi lebih dari 100 gram sehingga totalnya bisa bertambah.
Jeruk sebaiknya dimakan langsung dalam bentuk potongan, bukan dibuat minuman kemasan. Jika dibuat jus, sebaiknya tanpa gula tambahan agar tetap sesuai untuk diet.
6. Aprikot
Aprikot tidak selalu mudah ditemukan dalam kondisi segar di Indonesia, tetapi versi keringnya cukup sering dijual. Buah ini termasuk salah satu buah yang mengandung protein.
Dalam 100 gram aprikot segar terdapat sekitar 1,4 gram protein. Pada aprikot kering, jumlahnya bisa lebih tinggi karena airnya berkurang, tetapi kalorinya juga meningkat.
Aprikot dapat dimakan sebagai camilan atau dicampur dengan yogurt. Untuk diet, perhatikan jumlah konsumsi aprikot kering karena biasanya lebih padat gula alami.
7. Delima
Delima sering dikenal karena kandungan antioksidan. Selain itu, buah ini juga memiliki protein dalam jumlah yang bisa mendukung menu harian.
Dalam 100 gram delima, kandungan proteinnya sekitar 1,7 gram protein. Buah ini juga memiliki biji yang bisa memberi sensasi kenyang lebih lama.
Delima bisa dikonsumsi langsung sebagai taburan salad buah atau dicampur ke dalam oatmeal. Hindari sirup delima atau minuman instan karena biasanya mengandung gula tambahan.
8. Kismis
Kismis merupakan buah anggur yang dikeringkan. Karena kandungan airnya rendah, nutrisi di dalamnya lebih padat, termasuk protein.
Dalam 100 gram kismis, terdapat sekitar 3,1 gram protein. Jumlah ini cukup tinggi untuk kategori buah, namun kalorinya juga lebih besar dibanding anggur segar.
Kismis cocok dijadikan topping oatmeal atau campuran granola. Untuk diet, gunakan dalam porsi kecil agar tidak berlebihan karena kismis mudah dikonsumsi tanpa terasa banyak.
9. Kurma
Kurma sering dikonsumsi sebagai camilan praktis, terutama saat Ramadan. Buah ini juga mengandung protein, meski dikenal lebih dominan sebagai sumber energi.
Dalam 100 gram kurma, kandungan proteinnya sekitar 2,5 gram protein. Kurma juga mengandung gula alami yang tinggi sehingga perlu pengaturan porsi.
Kurma bisa dikonsumsi sebagai pengganti camilan manis. Jika ingin lebih seimbang, kurma dapat dipadukan dengan kacang almond atau yogurt tawar agar asupan protein lebih stabil.
10. Pisang
Pisang termasuk buah yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain mudah didapat, pisang juga memiliki protein walau tidak besar.
Dalam 100 gram pisang, kandungan proteinnya sekitar 1,1 gram protein. Pisang juga mengandung karbohidrat yang membuat tubuh mendapat energi lebih cepat.
Cara konsumsi yang umum adalah dimakan langsung. Pisang juga bisa dicampur ke smoothie, tetapi sebaiknya tanpa gula tambahan agar tetap sesuai untuk diet.
11. Blackberry
Blackberry termasuk kelompok berry yang sering dipakai sebagai topping makanan sehat. Buah ini juga memiliki protein yang cukup menarik dibanding buah lain.
Dalam 100 gram blackberry, terdapat sekitar 2 gram protein. Selain itu, blackberry juga mengandung serat yang membantu pencernaan.
Blackberry bisa dimakan langsung atau dicampur ke yogurt tawar. Jika menggunakan blackberry beku, pilih yang tanpa tambahan gula agar tidak mengganggu pola makan.
12. Raspberry
Raspberry sering disebut sebagai buah diet karena kandungan seratnya. Selain itu, raspberry juga mengandung protein.
Dalam 100 gram raspberry, kandungan proteinnya sekitar 1,2 gram protein. Kandungan ini dapat membantu menambah asupan protein jika dikombinasikan dengan makanan lain.
Raspberry cocok dijadikan campuran salad buah, topping oatmeal, atau tambahan smoothie. Untuk konsumsi harian, lebih baik pilih raspberry segar atau beku tanpa pemanis.
13. Anggur
Anggur termasuk buah yang mudah dikonsumsi karena bisa dimakan langsung tanpa persiapan rumit. Meski proteinnya tidak tinggi, anggur tetap masuk daftar buah yang mengandung protein.
Dalam 100 gram anggur, terdapat sekitar 0,7 gram protein. Nilai ini lebih rendah dibanding jambu biji atau alpukat, namun anggur sering dikonsumsi dalam jumlah banyak sehingga asupannya tetap ada.
Anggur lebih baik dimakan langsung sebagai camilan. Jika ingin lebih seimbang untuk diet, anggur bisa dipadukan dengan yogurt tawar atau keju rendah lemak agar asupan protein meningkat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Buah apa yang paling tinggi protein?
Buah dengan protein tinggi antara lain kismis, jambu biji, kurma, alpukat, dan blackberry. Kandungan protein buah biasanya tetap lebih rendah dibanding sumber protein hewani atau kacang-kacangan.
2. Apakah buah bisa menggantikan sumber protein utama?
Buah tidak bisa menggantikan sumber protein utama karena kandungan proteinnya terbatas. Buah lebih tepat digunakan sebagai pelengkap agar pola makan lebih seimbang.
3. Apakah buah tinggi protein aman dikonsumsi setiap hari?
Sebagian besar buah aman dikonsumsi setiap hari selama porsinya sesuai. Buah kering seperti kurma dan kismis perlu dibatasi karena kalorinya lebih tinggi.
4. Bagaimana cara makan buah saat diet agar tidak menambah berat badan?
Pilih buah segar, konsumsi dalam porsi wajar, dan hindari tambahan gula. Buah lebih baik dimakan utuh daripada dibuat jus agar seratnya tetap ada.
5. Buah apa yang cocok untuk sarapan diet tinggi protein?
Buah seperti alpukat, pisang, jambu biji, dan berry cocok untuk sarapan. Agar protein lebih cukup, buah dapat dipadukan dengan yogurt tawar, oatmeal, atau kacang-kacangan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5494586/original/076610600_1770299025-sysmex.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5113396/original/015916200_1738223131-bowl-with-rice-bottle-homemade-rice-water-wooden-table-diy-skincare-product_1048944-1520705.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5191148/original/015473100_1744939465-close-up-woman-crocheting-indoors_23-2148754109.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5494360/original/091702400_1770285461-menkes.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232417/original/010156700_1748236312-Kanker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493737/original/039748700_1770265586-Gemini_Generated_Image_issmkissmkissmki.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493963/original/025735200_1770272821-Mengupas_rambutan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2959728/original/030656500_1573026175-20191106-Cuci-Darah-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485885/original/000116300_1769567746-0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5202271/original/052937800_1745895114-close-up-vegetables-plant_1048944-8128371.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3314583/original/039336000_1606992223-bamboo-shoot-4968949_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1163712/original/063107200_1457346563-youtube_com.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492410/original/035837300_1770173361-Gemini_Generated_Image_3vu5uh3vu5uh3vu5.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491545/original/056954800_1770099023-1001588980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5239018/original/038324600_1748788041-smiling-woman-eats-salad-white-kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491850/original/095755500_1770108163-20260202_110751.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491644/original/019224900_1770101801-WhatsApp_Image_2026-02-03_at_13.53.43.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5259334/original/038943500_1750422150-20250620BL_Latihan_Timnas_Indonesia_Putri_19.JPG)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5249587/original/051099500_1749649587-BRI_Liga_1_-_Ilustrasi_Persijap_Jepara_copy.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428483/original/072885400_1764511063-SnapInsta.to_588546973_18548895427014746_5234810774496989034_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418750/original/064168400_1763627277-InShot_20251119_190019629.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)