Liputan6.com, Jakarta - Menurunkan berat badan seringkali menjadi tujuan banyak individu untuk mencapai kesehatan yang lebih baik dan penampilan yang ideal. Proses ini tidak hanya melibatkan perubahan fisik, tetapi juga komitmen terhadap gaya hidup sehat secara menyeluruh. Memahami prinsip-prinsip dasar penurunan berat badan adalah langkah awal yang krusial untuk mencapai hasil yang diinginkan secara aman dan berkelanjutan.
Kenaikan atau penurunan berat badan sangat bergantung pada keseimbangan antara kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dibakar oleh tubuh melalui aktivitas fisik. Asupan kalori berlebihan tanpa diimbangi olahraga rutin dapat menyebabkan penumpukan lemak, sehingga berat badan meningkat. Oleh karena itu, strategi yang tepat perlu diterapkan untuk mengelola asupan kalori dan meningkatkan pembakaran energi dalam tubuh.
Artikel ini akan mengulas sembilan cara efektif untuk menurunkan berat badan, didukung oleh informasi aktual dan terpercaya. Dengan menerapkan metode-metode ini secara konsisten, siapa pun dapat mencapai berat badan ideal sambil menjaga kesehatan tubuh secara optimal.
Menciptakan Defisit Kalori
Kunci utama dalam upaya menurunkan berat badan adalah menciptakan defisit kalori, yaitu kondisi di mana tubuh membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi. Strategi pengaturan pola makan ini, yang dikenal sebagai defisit kalori (defkal), memaksa tubuh untuk mencari sumber energi alternatif dari cadangan lemak yang tersimpan.
Defisit kalori yang sehat umumnya berkisar antara 500-750 kalori per hari. Pengurangan asupan kalori secara bertahap ini direkomendasikan untuk hasil yang efektif dan tetap sehat. Dengan pembatasan asupan kalori, tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi pengganti, termasuk lemak-lemak ekstra di perut, paha, dan pinggul, sehingga berat badan dapat turun.
Untuk mencapai defisit kalori, seseorang perlu mengonsumsi lebih sedikit kalori dari biasanya, meningkatkan aktivitas fisik untuk membakar lebih banyak kalori, atau mengombinasikan keduanya. Menghitung kebutuhan kalori harian adalah langkah awal yang penting sebelum menentukan besaran defisit kalori yang akan diterapkan.
Mengonsumsi Makanan Tinggi Protein
Makanan tinggi protein sangat dianjurkan untuk menurunkan berat badan karena protein dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga membantu mengurangi asupan makanan berlebihan. Protein adalah salah satu nutrisi paling termogenik, yang berarti membakar lebih banyak kalori dibandingkan dengan lemak dan karbohidrat, sehingga mengonsumsi lebih banyak protein dapat meningkatkan metabolisme.
Beberapa jenis makanan yang kaya protein adalah telur, ikan, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, dan produk olahan susu rendah lemak. Protein membantu mempertahankan massa otot dan mendorong perkembangan otot selama latihan kekuatan, yang penting untuk meningkatkan metabolisme tubuh.
Manfaat protein untuk diet juga erat kaitannya dengan penurunan berat badan karena bekerja di kedua sisi, yaitu mengurangi kalori masuk dan meningkatkan jumlah kalori yang dikeluarkan. Protein juga membantu mengendalikan hormon lapar seperti ghrelin dan meningkatkan hormon kenyang seperti GLP-1, sehingga berdampak pada penurunan berat badan.
Memperbanyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Serat
Konsumsi lebih banyak buah dan sayur merupakan cara aman untuk menurunkan berat badan. Buah dan sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan serat, serta mengandung lebih sedikit kalori dibandingkan makanan lainnya. Mengonsumsi buah dan sayur setiap harinya dapat menurunkan berat badan sekaligus membuat tubuh lebih sehat.
Asupan serat dapat meningkatkan rasa kenyang lebih lama karena memperlambat proses pencernaan. Serat mengisi ruang di lambung, merangsang reseptor yang membuat otak merasa kenyang, dan memperlambat pengosongan isi lambung, sehingga mengurangi keinginan untuk makan berlebihan atau ngemil.
Makanan kaya serat yang dapat dikonsumsi meliputi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Serat tidak memiliki sifat pembakar lemak ajaib, namun dapat membantu menurunkan berat badan dengan membuat kenyang tanpa menambahkan banyak kalori ekstra. Selain itu, serat juga membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Minum Air Putih yang Cukup
Minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan dengan berbagai cara, termasuk menekan nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan memudahkan tubuh bergerak. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan bekerja lebih optimal dalam membakar lemak tubuh.
Air putih merangsang termogenesis atau produksi panas di dalam tubuh, terutama saat dingin, yang berarti tubuh mengeluarkan energi untuk menghangatkan cairan ke suhu tubuh. Semakin banyak energi yang dikeluarkan, semakin cepat metabolisme terjadi. Minum air putih yang cukup juga dapat membantu tubuh membuang limbah dan menstabilkan suasana hati serta mengurangi stres.
Minum air putih sebelum makan dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang minum 500 mL air 30 menit sebelum makan cenderung mengalami penurunan berat badan. Mengganti minuman manis dengan air putih juga merupakan cara termudah untuk mendukung penurunan berat badan jangka panjang.
Rutin Berolahraga
Pola makan sehat saja tidak cukup; rutin berolahraga diperlukan agar metabolisme tubuh berlangsung optimal untuk menurunkan berat badan. Olahraga rutin berperan penting dalam program penurunan berat badan yang efektif, dan sebaiknya mencoba kombinasi beberapa olahraga.
Olahraga kardio dan latihan ketahanan seperti angkat beban merupakan pilihan yang efektif. Latihan kardio, yang meningkatkan detak jantung, juga meningkatkan kalori yang dibakar tubuh untuk membantu mengurangi lemak dan berat badan. Contoh olahraga kardio meliputi lari, berenang, bersepeda, dan lompat tali.
Melakukan olahraga secara konsisten, bahkan hanya jalan santai selama 30 menit, dapat membakar kalori dan membantu proses penurunan berat badan. Latihan bodyweight training seperti squat, plank, push-up, sit-up, dan lunges juga sangat efektif untuk meningkatkan massa otot dan mempercepat metabolisme tubuh.
Tidur yang Cukup
Kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi kenaikan berat badan, sehingga penting untuk memastikan tidur yang cukup setiap hari. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan metabolisme tubuh dan peningkatan berat badan. Orang dewasa berusia 18 hingga 60 tahun setidaknya membutuhkan 7 jam tidur dalam sehari.
Kurang tidur dapat memperlambat proses metabolisme, menyebabkan tubuh menyimpan energi yang tidak terpakai sebagai lemak. Selain itu, durasi tidur juga memengaruhi kontrol hormon leptin dan ghrelin, yang merupakan hormon pengatur nafsu makan. Ketika seseorang tidak cukup tidur, kadar leptin (hormon kenyang) menurun, sementara ghrelin (hormon lapar) meningkat, memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menambah waktu tidur menjadi 8,5 jam bisa membantu orang dengan kelebihan berat badan untuk mengurangi asupan kalori. Tidur yang cukup juga membantu mengurangi kelelahan, yang memungkinkan seseorang berolahraga lebih lama dan membakar lebih banyak kalori.
Menghindari Minuman Manis
Minuman manis mengandung kalori tinggi yang dapat dengan mudah menaikkan berat badan. Kandungan gula yang tinggi dalam minuman manis akan memberikan asupan kalori dalam jumlah besar, yang jika melebihi kalori yang dikeluarkan, dapat menyebabkan obesitas.
Konsumsi minuman manis secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan kerusakan gigi. Minuman manis tidak memberikan rasa kenyang, sehingga meskipun sudah mendapatkan banyak kalori, tubuh tetap akan mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak.
Mengganti minuman manis dengan pilihan yang lebih sehat, seperti air putih, adalah cara termudah untuk mendukung penurunan berat badan jangka panjang. Dengan mengurangi asupan minuman manis, Anda dapat secara signifikan mengurangi jumlah kalori yang masuk ke tubuh tanpa mengorbankan nutrisi penting.
Menerapkan Pola Makan Teratur dan Mengendalikan Porsi
Menerapkan pola makan teratur, seperti makan tiga kali sehari pada pagi, siang, dan malam, serta mengonsumsi camilan sehat di sela-selanya, dapat mencegah makan berlebihan. Pola makan yang teratur membantu menjaga ritme metabolisme tetap stabil dan mencegah lonjakan serta penurunan gula darah yang ekstrem.
Menghindari melewatkan jam makan penting untuk menjaga energi tubuh dan mencegah rasa lapar yang berlebihan yang dapat memicu makan tidak terkontrol. Tubuh membutuhkan asupan nutrisi secara konsisten untuk menjalankan fungsinya dengan optimal, dan pola makan teratur mendukung hal ini.
Disarankan untuk makan sampai tidak merasa lapar, bukan sampai kenyang, untuk mencegah asupan kalori berlebih. Ketika tubuh merasa kenyang, itu berarti Anda kelebihan energi atau bahan bakar. Oleh karena itu, berhentilah makan ketika rasa lapar hilang untuk mengendalikan asupan kalori.
Menghindari Makanan Olahan
Disarankan untuk menghindari konsumsi makanan olahan seperti buah kering, makanan beku, sereal sarapan, makanan cepat saji, roti, kue, biskuit, sayuran kalengan, dan daging olahan. Makanan-makanan ini seringkali melalui banyak proses dan mengandung bahan tambahan yang tidak alami.
Bahan-bahan dalam makanan kemasan dan makanan ringan seringkali mengandung banyak lemak trans, tambahan gula, dan tambahan garam. Tiga kandungan tersebut dapat membuat berat badan sulit diturunkan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Mengurangi konsumsi makanan olahan juga bisa membantu menjaga berat badan ideal. Memilih makanan segar dan alami sangat dianjurkan untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal dan mendukung proses penurunan berat badan yang sehat. Makanan olahan juga seringkali tinggi kalori dan rendah gizi, sehingga tidak mendukung tujuan diet.
5 Pertanyaan dan Jawaban
1. Berapa defisit kalori yang aman untuk menurunkan berat badan?
Defisit kalori yang aman umumnya berkisar antara 500–750 kalori per hari. Dengan defisit ini, penurunan berat badan bisa terjadi secara bertahap sekitar 0,5–1 kg per minggu tanpa mengganggu kesehatan tubuh.
2. Apakah makan protein benar-benar membantu menurunkan berat badan?
Ya, makanan tinggi protein membantu menurunkan berat badan karena membuat kenyang lebih lama, mengurangi nafsu makan, serta meningkatkan metabolisme. Protein juga membantu menjaga massa otot selama proses diet.
3. Olahraga apa yang paling efektif untuk menurunkan berat badan?
Kombinasi olahraga kardio seperti lari, bersepeda, atau berenang dengan latihan kekuatan seperti squat dan push-up adalah yang paling efektif. Kardio membakar kalori, sementara latihan kekuatan meningkatkan massa otot dan metabolisme.
4. Apakah minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan?
Ya, minum air putih dapat membantu menekan nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan mengurangi asupan kalori jika menggantikan minuman manis. Minum sebelum makan juga bisa membantu mengontrol porsi makan.
5. Kenapa kurang tidur bisa menyebabkan berat badan naik?
Kurang tidur mengganggu hormon pengatur nafsu makan, yaitu menurunkan hormon kenyang (leptin) dan meningkatkan hormon lapar (ghrelin). Hal ini membuat seseorang lebih mudah lapar dan cenderung makan berlebihan, sehingga berat badan naik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5122224/original/044538800_1738731219-1738726230805_wfh-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5137489/original/034840100_1739948340-pexels-gustavo-fring-4148842.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4596843/original/041224500_1696323954-jakub-kapusnak-vnNFWKY7Tj4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551812/original/073394000_1775750145-usus_buntu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5549778/original/023935100_1775630056-rizka__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504735/original/077961900_1771295701-PJB.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550199/original/079436300_1775641118-Screenshot_2026-04-08_163749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5203329/original/000792300_1745925785-medium-shot-woman-working-late-night_23-2150171073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488163/original/079337000_1769737656-rehabilitasi_stroke.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Hari Kesehatan Sedunia](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/g04e9cBozyvfDmtlaTRHpw9ruV4=/0x136:969x682/1200x675/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5548220/original/002836300_1775531560-Prof_Tjandra_Yoga_Aditama__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4012160/original/091741100_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5169925/original/048844800_1742555852-b1815524-87c8-4e58-8c23-c7bc75faa5de.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450297/original/091702200_1766136067-Depositphotos_194214258_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546004/original/034425200_1775264101-rak_bertingkat_gantung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547271/original/049158700_1775453080-Screenshot_2026-04-06_122203.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547215/original/080260800_1775450439-TB_benny.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325548/original/012241500_1756004541-jcomp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5037622/original/051541100_1733400208-fotor-ai-20241205185327.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5066439/original/090805600_1735221576-Screenshot_2024-12-26_205230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4968399/original/009545600_1728889390-aacd4c6e-6254-4fb6-a9e9-b48693f5a9c5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450521/original/089017200_1766143113-WhatsApp_Image_2025-12-19_at_16.16.02__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448782/original/028152100_1766040328-From__minivmag_Premiere_IssueArticle_link_in_story._Photography-__tyrellhamptonFashion-__Michael.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363058/original/063965800_1758880246-download.jpeg.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3965483/original/020516900_1647485289-rain-outside-windows-villa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4786445/original/078005400_1711525632-photo-caucasian-man-suffers-painful-toothache-has-rotten-tooth-needs-visit-dentist.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5447729/original/062477000_1765962106-Amaliya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5036142/original/053749600_1733377726-Gambar_WhatsApp_2024-12-05_pukul_12.44.26_3a4ebda5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4608036/original/076465800_1697087386-IMG-20231012-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449363/original/037429900_1766055939-Screenshot_2025-12-18_180229.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5448064/original/013574800_1765979704-amal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431650/original/080833700_1764743686-IMG-20251203-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4339438/original/069060600_1677490122-cancer-gc91f00135_1920.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448232/original/030122100_1766023583-rosacea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448962/original/010298400_1766043548-WhatsApp_Image_2025-12-18_at_2.35.42_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5120415/original/075934000_1738656767-Kim_Seon_Ho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4945334/original/053809500_1726489790-Snapinsta.app_459560151_498715659747924_860754851562746927_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5484406/original/088896200_1769423845-Roi.jpeg)