9 Risiko Bermain di Air Banjir, Mulai dari Infeksi Kulit hingga Terseret Arus

5 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Ahli kesehatan lingkungan dokter Dicky Budiman mengungkapkan bermain di air banjir merupakan aktivitas berisiko. Meski begitu saat muncul banjir, tak jarang anak-anak bermain dan menganggapnya bak wahana bermain.

"Bermain di air banjir merupakan aktivitas berisiko tinggi (terkena) penyakit infeksi, cedera, dan gangguan kesehatan jangka panjang ataupun pendek," kata Dicky lewat pesan suara menjawab pertanyaan Health Liputan6.com, pada Senin, 12 Januari 2026. 

Berikut sederet risiko atau bahaya bila anak bermain di air banjir:

1. Infeksi Saluran Cerna atau Diare Akut

Anak belum memiliki sistem imun yang matang. Lalu, tangannya pun masih kerap masuk ke area mulut yang dimana tangan rentan jadi media penyakit. Sehingga risiko anak mengalami infeksi saluran cerna atau diare akut usai bermain genangan banjir pun tinggi seperti disampaikan Dicky.

2. Penyakit Kulit

"Bisa juga mengalami penyakit kulit atau jaringan lunaka karena paparan air kotor, yang bisa bikin dermatitis, kemudian impetigo atau infeksi kulit akibat bakteri," kata Dicky.

Lalu, bermain di genangan banjir juga bisa membuat luka yang tadinya kecil jadi luka infeksi serius.

3. Infeksi Parasit

"Air banjir itu bisa saja mengandung cacing atau larva dan telur dari cacing," tutur Dicky.

Hal itu bisa membuat anak usai bermain air banjir jadi terinfeksi parasit cacing. 

4. Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini dapat menyebar melalui urine hewan yang terinfeksi seperti tikus.

"Urine tikus mencemari air banjir, ini biasanya jadi leptospirosis. Dan, pada anak diagnosisnya terlambat karena gejalanya tidak khas," tutur Dicky.

5. Hipotermia

"Terlalu lama bermain di air banjir ini berisiko membuat anak mengalami hipotermia," lanjutnya.

Hipotermia adalah kondisi darurat medis saat suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celsius karena tubuh kehilangan panas lebih cepat dari yang bisa dihasilkan.

6. Penyakit Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan bisa terjadi seperti pnuemonia akibat bermain air banjir.

7. Risiko Terpapar Bahan Kimia Berbahaya

Ada risiko paparan bahan kimia berbahaya bagi anaknya. Hal ini karena air banjir bisa membawa logam berat seperti timbal, merkuri, pestisida, limbah industri.

"Sehingga dampak jangka panjang pada anak berupa bisa gangguan hormon atau masalah kesehatan lain seperti gangguan saraf, " kata Dicky.

8. Risiko Cedera

Risiko cedera dan trauma pada anak bisa terjadi saat bermain di air banjir. Misalnya kaki tanpa pakai sendal atau boot menginjak benda tajam yang tersembunyi.

9. Risiko Terseret Arus atau Tenggalam

"Ada juga risiko terseret arus atau tenggelam di genangan yang tidak terlihat," kata Dicky.

Melihat ada banyak risiko di balik anak bermain air hujan, Dicky pun menyarankan anaka-anak tidak bermain di air bajir.

"Jadi anak tidak boleh dibiarkan bermain di air banjir atau genangan," kata Dicky.

Read Entire Article
Helath | Pilkada |