Aryna Sabalenka Ungkap Salah Satu Faktor Kekalahannya Di Roma

1 hour ago 1

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Persiapan Aryna Sabalenka untuk French Open musim 2026 mengalami sedikit pukulan setelah ia tersingkir sangat awal di sebuah turnamen dalam 15 bulan terakhir di Italian Open, Roma.

Petenis peringkat 1 dunia dipatahkan sebanyak enam kali sebelum menelan kekalahan tiga set mengejutkan dari petenis berkebangsaan Rumania, Sorana Cirstea, yang sebelumnya mengantongi tujuh kekalahan beruntun melawan petenis peringkat 10 besar, di babak ketiga Italian Open. Ia terakhir kali tersingkir lebih awal di Dubai musim 2025.

“Saya merasa saya tidak bermain dengan baik dari awal sampai akhir,” aku Sabalenka. “Saya mengawalinya dengan sangat baik, tetapi kemudian level permainan saya seperti menurun. Saya merasa tubuh saya membatasi saya untuk tampil di level tertinggi. Ia memanfaatkannya dan memainkan permainan yang memukau. Ia tidak benar-benar memberi saya banyak kesempatan.”

Petenis unggulan pertama bahkan meminta jeda untuk alasan medis selama set ketiga, tepatnya ketika ia tertinggal dengan 3-4, akibat masalah yang tampaknya menyerang punggung bagian bawahnya. Setelah pertandingan, ia mengonfirmasi masalah yang mempengaruhi gerakannya di lapangan.

Meskipun masih belum jelas seberapa parah masalah tersebut jelang Grand Slam selanjutnya, French Open yang akan dimulai akhir bulan ini.

“Saya bisa mengatakan mungkin itu punggung bagian bawah saya, terhubung dengan pinggul, yang membatasi saya untuk melakukan putaran penuh,” jawab Sabalenka ketika ditanya tentang cedera.

“Saya rasa kami hanya akan mengambil beberapa hari untuk beristirahat. Kami akan menghabiskannya untuk memulihkan diri. Itu rencana saya untuk saat ini.”

Cirstea pernah menyebabkan masalah bagi petenis peringkat 1 dunia sebelumnya setelah petenis berkebangsaan Rumania mengalahkannya di Miami Open musim 2023 ketika ia masih menghuni peringkat 2 dunia. Menginjak usia 36 tahun, ia menjadi petenis putri kelima tertua yang menundukkan petenis peringkat 1 dunia di Open Era setelah Serena Williams, Venus Williams, Martina Navratilova, dan Billie Jean King.

“Ia pejuang,” komentar Sabalenka tentang Cirstea. “Rasanya cukup menyedihkan melihatnya akan pensiun karena ia adalah salah satu petenis yang akan terus berjuang apa pun yang terjadi. Saya merasa ia harusnya bertahan lebih lama lagi.”

Terlepas dari usianya, Cirstea kini menghuni peringkat 27 dunia. Sejak awal musim ini, ia telah memenangkan gelar Transylvania Open dan mencatatkan 23-7. Melenggang ke babak keempat Italian Open, ia akan bertemu petenis unggulan ke-13, Linda Noskova.

Artikel Tag: italian open, sorana cirstea, aryna sabalenka

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/aryna-sabalenka-ungkap-salah-satu-faktor-kekalahannya-di-roma

Read Entire Article
Helath | Pilkada |