Liputan6.com, Jakarta Peradangan seringkali dianggap buruk. Padahal, dalam banyak kasus, peradangan merupakan proses alami yang membantu tubuh menyembuhkan luka dan merespons cedera.
Ahli gizi dan asisten profesor residen dari Creighton University, Amerika Serikat, Stephanie Rupp menjelaskan, peradangan bisa menjadi berbahaya jika berlangsung jangka panjang.
“Peradangan jangka panjang dan tidak terkontrol maka akan berdampak negatif pada tubuh melalui perusakan jaringan yang dapat menyebabkan penyakit kronis,” katanya.
Untuk melawan peradangan yang bisa jadi tidak disadari, penting untuk mengetahui daftar makanan atau minuman yang kaya anti-peradangan. Berikut diantaranya mengutip Health pada Jumat, 28 November 2025:
1. Ikan
Ikan berlemak seperti salmon, makarel, teri, dan sarden adalah sumber omega-3 yang sangat baik. Omega-3 jenis EPA dan DHA dikenal sebagai nutrisi yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
“Makanan ini dapat meningkatkan kesehatan jantung, fungsi otak, dan mobilitas sendi berkat asam lemak omega-3 anti-inflamasi yang dikandungnya,” kata ahli gizi dari Northeastern University, Kalsey Kalenderian.
2. Buah Beri
Blueberry, blackberry, dan stroberi memiliki manfaat anti-inflamasi karena mengandung banyak antioksidan yang disebut antosianin. Zat inilah yang membantu melawan peradangan di dalam tubuh.
Rupp juga menjelaskan, antosianin pada buah-buahan ini menyediakan banyak serat yang membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh.
“Makanan ini melindungi tubuh dari dalam ke luar,” kata Rupp.
3. Ceri
Sama halnya dengan beri, ceri juga mengandung antosianin, flavonoid, dan serat yang berperan penting dalam memberikan manfaat anti-inflamasi. Kandungan antosianin membantu menekan stres oksidatif, sementara flavonoid mendukung perlindungan sel dari kerusakan.
Serat di dalam ceri turut menjaga kesehatan pencernaan, yang pada akhirnya dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Ceri juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Mengonsumsi ceri secara rutin dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh tetap bugar dan mengurangi risiko peradangan jangka panjang. Buah ini bisa dinikmati kapan saja.
4. Kunyit
Kunyit juga dikenal karena memiliki kekuatan dalam melawan peradangan karena mengandung senyawa bioaktif kurkumin.
Kalenderian menuturkan, senyawa bioaktif kurkumin inilah yang mendukung kesehatan sendi, hati, dan otak serta menambah tenaga antioksidan.
“Pastikan untuk menambahkan lada hitam ke resep kunyit Anda, karena membantu tubuh menyerap kurkumin dengan lebih aktif,” saran Kalenderian.
5. Sayuran Berdaun Hijau
Baik dalam memilih selada, kale, bayam,sawi, arugula atau kubis, atau sayuran berdaun hijau lainnya, sayuran ini membantu mengatasi peradangan karena mengandung quercetin.
“Flavonoid dan antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan,” kata Rupp.
Selain itu, sayuran hijau ini mengandung karotenoid, serat, dan vitamin C, E, dan K yang berlimpah, ini juga dapat meningkatkan potensi anti-inflamasi mereka.
6. Minyak Zaitun
“Minyak zaitun dikenal kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan molekul pemicu peradangan,” ujar Rupp.
Selain itu, jenis extra virgin oil mengandung polifenol anti-inflamasi seperti oleocanthal yakni, mengurangi peradangan dan memberi perlindungan tambahan bagi tubuh.
Tidak hanya itu, minyak zaitun juga mendukung kesehatan jantung, membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal, serta berperan dalam meningkatkan fungsi otak. Kombinasi nutrisi tersebut membuat minyak zaitun menjadi pilihan lemak sehat yang bermanfaat jika digunakan secara rutin dalam pola makan sehari-hari.
7. Teh Hijau
Teh hijau tidak hanya memberikan energi ringan di pagi hari, tetapi juga kaya akan senyawa anti-inflamasi seperti epigallocatechin gallate (EGCG) dan katekin.
Selain itu, senyawa ini dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk membantu mengurangi peradangan.
“Teh hijau dapat mendukung metabolisme, mengurangi stres oksidatif, dan bahkan bisa membantu melindungi tubuh dari kanker,” kata Kalenderian.
8. Brokoli, Kembang Kol dan Kubis
Sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, dan kubis Brussel mengandung sulforaphane, glukosinolat, dan serat. Kemudian, semua zat inilah yang berperan dalam membantu mengurangi peradangan.
Sulforaphane dan glukosinolat adalah antioksidan yang membantu menetralkan radikal bebas yang bisa merusak sel. Sementara itu, serat membantu menjaga kesehatan usus, yang pada akhirnya juga membantu menurunkan peradangan di tubuh.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4916844/original/018693400_1723537819-pexels-h-thanh-131149238-10131971.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5199384/original/038513800_1745580146-ChatGPT_Image_Apr_25__2025__06_21_41_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425877/original/038372600_1764240243-IMG_20251127_144123_832.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427769/original/077297800_1764416182-nita.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426784/original/044200700_1764317615-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425607/original/084312400_1764232310-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427689/original/025678000_1764408509-Cefi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5424902/original/008009300_1764166341-20251126_155417.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4843926/original/068798200_1716798063-Ilustrasi_teman__konflik__bertengkar__iri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427156/original/019811600_1764329507-bukit_bintang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427591/original/057223300_1764398409-ray.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5426573/original/010179100_1764310098-zudan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5152180/original/027849100_1741239835-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3807962/original/042684300_1640675125-269771691_676967773299152_1759655523571053049_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426148/original/036905100_1764262169-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_23.31.52_64e9b1ed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5426045/original/083785000_1764250366-Foto_2b_-_Bulan_Kesadaran_Hipertensi_Paru_2025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5115707/original/069563900_1738318372-image__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2918038/original/015070100_1569068083-Untitled.jpg)












:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5342972/original/013803200_1757405019-listya.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276437/original/068077400_1751952590-beautiful-woman-taking-care-herself.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5306724/original/022117700_1754448645-kelley_mack.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5190717/original/022953000_1744880160-Minum_kopi.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5082175/original/058101700_1736233631-1736231098797_celana-abu-abu-cocok-dengan-baju-warna-apa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161561/original/013565600_1741847087-1741841084965_apa-penyebab-usus-buntu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5306234/original/056128800_1754380060-sad-asian-kid-touching-tummy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3942749/original/085011900_1645583985-young-beautiful-woman-bathroom-with-towel-her-head-washes-her-face-with-tap-water.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024590/original/087816500_1732616772-cara-menghilangkan-perut-kembung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4966766/original/003941100_1728659811-fotor-ai-2024101122239.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299696/original/022467500_1753848306-woman-with-melanoma-her-skin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3286207/original/019005400_1604455604-sembunyikan-kebotakan-suami-dilaporkan-istri-ke-poilisi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5072311/original/012642500_1735547668-f9afe661-0a1f-4faa-9aac-eb2d502c9934.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304594/original/039238700_1754278899-WhatsApp_Image_2025-08-04_at_10.38.18.jpeg)