Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan Sering Disalahartikan, Simak Penjelasan Lengkapnya

3 days ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang bulan suci, pembahasan soal niat mandi sebelum puasa Ramadhan kerap muncul di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang mengira mandi wajib menjadi syarat sah untuk menjalankan puasa. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. 

Dalam praktiknya, yang dianjurkan adalah mandi sunnah pada malam hari di bulan Ramadhan, bukan mandi wajib sebagai syarat puasa. Hal ini penting dipahami agar umat Islam tidak keliru membedakan antara kewajiban dan anjuran. 

Lafaz Niat Mandi Sunnah Ramadhan

Berikut lafaz niat mandi sunnah di malam Ramadhan: نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min ramadhana lillâhi ta’âlâ.Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala." Mandi ini bisa dilakukan setiap malam selama bulan Ramadhan sebagai bentuk kesiapan menyambut ibadah puasa.

Benarkah Mandi Wajib Jadi Syarat Puasa?

Banyak orang masih beranggapan bahwa mandi wajib harus dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadhan atau sebelum mulai berpuasa. Padahal, tidak ada dalil yang menyebut mandi wajib sebagai syarat sah puasa. Syarat wajib puasa Ramadhan dalam hadits dan penjelasan ulama meliputi: 

  • Beragama Islam
  • Sudah baligh
  • Berakal sehat
  • Mampu menjalankan puasa
  • Mengetahui masuknya bulan Ramadhan

Tidak ada ketentuan mandi wajib sebagai syarat. "Jelas, penjelasan di atas tidak menyertakan wajib mandi untuk melakukan puasa Ramadhan. Mandi wajib bukan merupakan keharusan menjelang bulan Ramadhan. Sebab, mandi wajib hanya diharuskan bagi orang berhadats besar yang hendak melakukan ibadah yang memang disyaratkan demikian seperti shalat lima waktu dan tawaf, sedangkan puasa tidak termasuk," jelas Ustaz Syamsul Arifin dari NU Online dikutip pada Rabu, 18 Februari 2026. 

Artinya, seseorang yang masih dalam keadaan junub saat memasuki waktu Subuh tetap sah puasanya, selama ia berniat puasa di malam hari. Namun, ia tetap wajib mandi sebelum melaksanakan shalat Subuh.

Mandi Sunnah Setiap Malam Ramadhan

Dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri dijelaskan bahwa salah satu mandi yang disunnahkan adalah mandi pada setiap malam bulan Ramadhan. Imam Al-Adzra’i memang membatasi kesunahan tersebut bagi orang yang hendak menghadiri shalat berjamaah, namun pendapat yang lebih kuat menyatakan tidak ada pembatasan.

Penjelasan ini juga diperkuat oleh Sayyid Abu Bakar Syatha’ dalam kitab I’anatut Thalibin. Disebutkan bahwa mandi sunnah Ramadhan berlaku sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar shadiq. Artinya, waktu pelaksanaan mandi sunnah dimulai setelah Maghrib dan berakhir sebelum Subuh.

Jangan Salah Paham

Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa niat mandi sebelum puasa Ramadhan bukanlah kewajiban, melainkan anjuran (sunnah). Mandi wajib hanya berlaku bagi mereka yang dalam keadaan hadas besar dan hendak melakukan ibadah yang mensyaratkannya, seperti shalat. 

Memahami perbedaan ini penting agar ibadah puasa dijalankan dengan tenang tanpa dibebani anggapan yang keliru. Ramadhan adalah momentum meningkatkan kualitas ibadah, termasuk dengan memperdalam pemahaman agama berdasarkan dalil dan penjelasan ulama. 

Jadi, jika ingin menyambut puasa dengan mandi, niatkan sebagai mandi sunnah. Namun jika tidak melakukannya, puasa tetap sah selama memenuhi syarat yang telah ditetapkan. 

Read Entire Article
Helath | Pilkada |