- Apa itu panas dalam?
- Apakah radang tenggorokan selalu butuh antibiotik?
- Makanan apa yang harus dihindari saat radang?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Musim pancaroba sering kali membuat tubuh rentan terserang penyakit. Pada kondisi ini, memilih makanan yang bantu redakan radang dan panas dalam menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan. Perubahan cuaca yang tidak menentu—dari panas ke dingin atau sebaliknya—dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terserang infeksi.
Menurut Dinas Kesehatan Kalimantan Barat serta dr. Novrina W. Resti dari Klinik Itjen Kemdikbudristek, saat pancaroba tubuh lebih rentan mengalami gangguan seperti batuk, pilek, dan radang tenggorokan akibat infeksi virus. Penurunan suhu membuat virus lebih mudah berkembang, sementara udara dingin menyebabkan pembuluh darah di saluran napas menyempit sehingga sel imun sulit melawan kuman. Ditambah lagi, kurangnya paparan sinar matahari dapat menurunkan kadar vitamin D yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.
Akibatnya, tubuh lebih mudah mengalami radang, panas dalam, hingga infeksi seperti flu dan batuk. Karena itu, menjaga imunitas dengan pola makan yang tepat sangat penting. Mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang bersifat anti-inflamasi, dapat membantu tubuh melawan infeksi sekaligus meredakan berbagai gejala yang muncul selama pancaroba. Berikut beberapa makanan yang bantu redakan radang dan panas dalam yang direkomendasikan beberapa sumber kesehatan terpercaya dan sudah dirangkum Liputan6.com, Selasa (17/3/2026).
1. Madu
Madu sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama dalam meredakan radang dan panas dalam. Kandungan antibakteri dan anti-inflamasi di dalam madu membantu menghambat pertumbuhan bakteri sekaligus menenangkan jaringan tenggorokan yang teriritasi. Menurut Doral Health & Wellness, madu juga mampu mempercepat proses penyembuhan luka kecil pada dinding tenggorokan yang sering terjadi akibat infeksi atau batuk terus-menerus.
Selain itu, teksturnya yang kental memberikan lapisan pelindung pada tenggorokan, sehingga mengurangi rasa perih dan gatal. Untuk hasil optimal, madu bisa dikonsumsi dengan air hangat atau dicampur teh herbal seperti chamomile. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi karena kandungan gulanya cukup tinggi.
2. Sup Hangat dan Kaldu
Sup hangat, baik dari ayam maupun sayuran, merupakan pilihan makanan yang sangat dianjurkan saat tubuh sedang mengalami radang atau panas dalam. Selain mudah dikonsumsi, sup memberikan efek hangat yang menenangkan tenggorokan serta membantu meredakan iritasi. Kandungan nutrisi dari kaldu, seperti mineral dan asam amino, juga berperan dalam memperkuat sistem imun tubuh.
Menurut Doral Health, sup hangat memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan sekaligus menjaga keseimbangan cairan tubuh. Hal ini penting karena saat sakit, tubuh rentan mengalami dehidrasi. Sup juga membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan sehingga pernapasan menjadi lebih lega.
3. Jahe
Jahe merupakan rempah tradisional yang dikenal luas memiliki efek menghangatkan tubuh sekaligus meredakan berbagai keluhan kesehatan. Kandungan gingerol dalam jahe berfungsi sebagai anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat, sehingga efektif dalam mengurangi peradangan pada tenggorokan.
Selain itu, jahe juga memiliki sifat antibakteri yang membantu melawan infeksi penyebab radang. Dalam berbagai studi kesehatan, jahe sering digunakan sebagai bahan alami untuk meredakan batuk, sakit tenggorokan, hingga mual. Konsumsi jahe dalam bentuk wedang jahe atau campuran teh hangat dapat memberikan efek lega sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.
4. Yogurt
Yogurt menjadi salah satu pilihan makanan yang cocok dikonsumsi saat radang tenggorokan karena teksturnya yang lembut dan sensasi dinginnya yang menenangkan. Makanan ini tidak hanya mudah ditelan, tetapi juga membantu mengurangi rasa panas dan nyeri di tenggorokan.
Kandungan probiotik dalam yogurt berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan, yang secara tidak langsung mendukung sistem kekebalan tubuh. Menurut Doral Health, yogurt juga mengandung vitamin A dan memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu meredakan peradangan. Untuk manfaat maksimal, pilih yogurt tanpa tambahan gula berlebih.
5. Telur
Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan tubuh saat melawan infeksi. Selain protein, telur juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin D, zinc, selenium, dan vitamin B12 yang berperan dalam meningkatkan sistem imun.
Saat mengalami radang tenggorokan, telur sangat dianjurkan karena mudah diolah menjadi makanan bertekstur lembut seperti telur rebus atau orak-arik. Tekstur ini memudahkan proses menelan tanpa menambah iritasi pada tenggorokan. Konsumsi telur secara rutin selama masa pemulihan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.
6. Oatmeal
Oatmeal adalah makanan tinggi serat yang juga kaya akan vitamin dan mineral penting seperti magnesium, zat besi, dan vitamin B kompleks. Teksturnya yang lembut menjadikannya pilihan ideal bagi penderita radang tenggorokan yang kesulitan menelan makanan keras.
Selain mudah dikonsumsi, oatmeal juga membantu menjaga energi tubuh tetap stabil selama masa sakit. Kandungan nutrisinya mendukung sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih optimal dalam melawan infeksi. Oatmeal juga bisa dikombinasikan dengan buah-buahan lembut atau madu untuk menambah nilai gizinya.
7. Buah Kaya Vitamin C
Buah-buahan seperti jeruk, pepaya, kiwi, stroberi, dan jambu biji merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Vitamin ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu meningkatkan produksi sel darah putih, yaitu komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh.
Dengan meningkatnya jumlah sel imun, tubuh menjadi lebih efektif dalam melawan virus dan bakteri penyebab radang. Konsumsi buah secara rutin juga membantu mempercepat proses penyembuhan dan menjaga tubuh tetap segar selama pancaroba. Namun, bagi penderita radang tenggorokan parah, sebaiknya pilih buah yang tidak terlalu asam agar tidak memperparah iritasi.
8. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, C, dan antioksidan. Nutrisi ini membantu melawan radikal bebas yang dapat memperparah peradangan dalam tubuh.
Menurut Harvard Health Publishing, pola makan yang kaya sayuran hijau dapat membantu menekan peradangan dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Sayuran ini sebaiknya diolah dengan cara direbus atau dikukus agar lebih mudah dikonsumsi dan tidak mengiritasi tenggorokan.
9. Ikan Berlemak (Omega-3)
Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan makarel merupakan sumber asam lemak omega-3 yang dikenal memiliki efek anti-inflamasi. Nutrisi ini bekerja dengan cara mengurangi produksi zat pemicu peradangan dalam tubuh.
Selain itu, omega-3 juga membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi. Mengonsumsi ikan secara rutin, terutama saat pancaroba, dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh dan mengurangi risiko radang.
10. Buah Lembut (Pisang, Alpukat, Pepaya)
Buah-buahan dengan tekstur lembut seperti pisang, alpukat, dan pepaya sangat cocok dikonsumsi saat tenggorokan sedang meradang. Selain mudah ditelan, buah ini juga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu mempercepat pemulihan.
Pisang, misalnya, mengandung vitamin C dan energi yang cukup untuk menjaga stamina. Alpukat mengandung vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan peradangan. Sementara pepaya kaya akan enzim dan vitamin yang mendukung sistem pencernaan dan imun tubuh.
11. Teh Hijau
Teh hijau merupakan minuman yang kaya akan antioksidan, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan ini membantu melawan infeksi serta mengurangi peradangan dalam tubuh.
Selain itu, teh hijau yang disajikan hangat memberikan efek menenangkan pada tenggorokan yang iritasi. Minuman ini juga membantu menjaga hidrasi tubuh, yang sangat penting selama masa pemulihan. Mengonsumsi teh hijau secara rutin dapat menjadi salah satu cara alami untuk menjaga kesehatan di musim pancaroba.
Pola Makan Anti-Inflamasi untuk Pancaroba
Menghadapi musim pancaroba, menerapkan pola makan anti-inflamasi menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal. Menurut Harvard Medical School, pola makan seperti diet Mediterania dan DASH diet menekankan konsumsi makanan alami dan minim olahan.
Dalam pola ini, tubuh dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur berwarna yang kaya antioksidan, biji-bijian utuh sebagai sumber serat, serta lemak sehat seperti minyak zaitun dan kacang-kacangan. Tidak ketinggalan, asupan protein sehat juga berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.
Kombinasi berbagai jenis makanan tersebut terbukti dapat membantu menekan peradangan kronis dalam tubuh, sehingga tubuh lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem. Sebaliknya, konsumsi makanan olahan, gula berlebih, serta daging merah justru perlu dibatasi karena dapat memicu dan memperparah inflamasi. Dengan menerapkan pola makan yang tepat, tubuh tidak hanya lebih kuat melawan infeksi, tetapi juga lebih cepat pulih dari gejala radang dan panas dalam.
Tips Tambahan Agar Cepat Pulih
Selain mengonsumsi makanan yang bantu redakan radang dan panas dalam, lakukan juga beberapa hal berikut:
- Perbanyak minum air putih
- Istirahat cukup
- Hindari makanan pedas dan berminyak
- Konsumsi makanan hangat dan lembut
- Jaga kebersihan tangan dan lingkungan
FAQ Seputar Radang dan Panas Dalam
1. Apa itu panas dalam?
Panas dalam adalah istilah umum di Indonesia untuk menggambarkan kondisi seperti sakit tenggorokan, sariawan, atau tubuh terasa panas akibat peradangan atau infeksi.
2. Apakah radang tenggorokan selalu butuh antibiotik?
Tidak. Jika disebabkan virus, biasanya bisa sembuh sendiri dalam 5–7 hari. Antibiotik hanya diperlukan jika penyebabnya bakteri.
3. Makanan apa yang harus dihindari saat radang?
Hindari makanan keras, pedas, asam, dan gorengan karena dapat memperparah iritasi tenggorokan.
4. Berapa lama radang tenggorokan sembuh?
Umumnya 3–7 hari untuk infeksi virus. Jika lebih lama atau semakin parah, sebaiknya periksa ke dokter.
5. Apakah minuman dingin boleh saat radang?
Boleh dalam beberapa kasus, seperti yogurt atau smoothie dingin yang justru membantu meredakan nyeri, selama tidak memperparah gejala.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533083/original/008363000_1773722541-1_bpom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5233017/original/089267000_1748259975-steptodown.com220404.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531516/original/092883100_1773617395-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5529720/original/005763600_1773377623-buka_puasa__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1504626/original/083963000_1486872755-aspirin_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5178916/original/077732200_1743422473-WhatsApp_Image_2025-03-31_at_11.27.35__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4955336/original/009790900_1727503314-ff051b33-96a4-4a87-ac8a-8e92a7756eab.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5530762/original/093092500_1773475909-Piprim_kelingking.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530708/original/076933600_1773471595-air_keras.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/804314/original/026150600_1422849730-Air_Hangat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511527/original/016228600_1771911725-andi_saguni.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530361/original/009743800_1773412636-Depositphotos_667001660_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476591/original/017873400_1768792124-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_10.05.50_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530303/original/039453400_1773404154-NCCS_Terapi_Proton.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740738/original/042204500_1707715709-heidi-yanulis-jcy3CeU262o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529627/original/083809800_1773374961-unnamed__79_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5178866/original/064063800_1743414871-0b7d580a-9deb-44b0-8282-12e893619f17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528102/original/062787300_1773238645-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_20.43.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5528119/original/004462300_1773240570-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_20.43.17.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428233/original/016553400_1764486918-1000251585.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5259334/original/038943500_1750422150-20250620BL_Latihan_Timnas_Indonesia_Putri_19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5249587/original/051099500_1749649587-BRI_Liga_1_-_Ilustrasi_Persijap_Jepara_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428483/original/072885400_1764511063-SnapInsta.to_588546973_18548895427014746_5234810774496989034_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418750/original/064168400_1763627277-InShot_20251119_190019629.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5427857/original/029641900_1764432025-Akira.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5427374/original/015298200_1764383815-Persija_vs_PSIM-64.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429300/original/070999400_1764580075-1000252116__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2894686/original/050131100_1566966633-alfeandra_dewangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426792/original/063058000_1764317618-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428981/original/056801400_1764570057-1000723007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448782/original/028152100_1766040328-From__minivmag_Premiere_IssueArticle_link_in_story._Photography-__tyrellhamptonFashion-__Michael.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363058/original/063965800_1758880246-download.jpeg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296575/original/005879800_1753595807-1000091385.jpg)