Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Dominasi Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz di turnamen ATP tampak belum akan berhenti dalam waktu dekat dan Andrey Rublev mengakui hal tersebut.
Dijuluki sebagai ‘new two’, baik Sinner maupun Alcaraz sejauh ini telah memenangkan gelar prestisius pada musim 2026 dengan petenis berkebangsaan Italia memenangkan tiga gelar Masters dan petenis berkebangsaan Spanyol memenangkan Australian Open.
Kedua petenis berada di peringkat 2 besar dengan nyaman setelah keduanya mengumpulkan poin di atas 13.000 poin, sementara petenis peringkat 3 dunia, Alexander Zverev tertinggal jauh dari kedua petenis dengan 5.555 poin.
Beberapa petenis telah disebut-sebut sebagai 'bintang ketiga' yang akan bergabung dengan Sinner dan Alcaraz dalam 'tiga besar' yang baru, seperti Joao Fonseca, Jack Draper, dan Ben Shelton, tetapi belum ada yang berhasil mencapai level mereka.
Petenis peringkat 15 dunia, Rublev merupakan salah satu dari sekian banyak petenis yang gagal meraih gelar-gelar besar karena dikalahkan oleh kedua bintang tenis, tetapi ia tidak memandang keunggulan mereka secara negatif.
Ketika ditanya tentang dominasi Sinner dan Alcaraz dalam sebuah wawancara dengan Spazio Tennis, Rublev mengatakan, “Itu tidak mempengaruhi saya secara negatif. Sebaliknya, itu memberi saya keyakinan bahwa hasil tertentu dapat dicapai.”
“Mereka memberi saya harapan, jika mereka mencapainya begitu cepat, itu berarti dengan pendekatan dan pola pikir yang tepat, anda tidak perlu menunggu bermusim-musim untuk mencapai level itu.”
“Perbedaannya adalah mereka hanya bermain tenis, skor atau babak tidak penting. Terkadang saya bermain tenis dan terkadang saya berharap memenangkan poin, saya berharap petenis lain melakukan kesalahan atau melakukan pelanggaran ganda.”
“Saya bermain dengan pikiran saya, mereka bermain tenis. Mereka juga memiliki pikiran mereka sendiri, tetapi mereka mampu mengatasinya.”
Meskipun rekor melawan mereka kurang baik, petenis peringkat 15 dunia pernah mengalahkan Alcaraz dan Sinner di turnamen ATP.
Di Madrid Open musim 2024, ia bangkit dari ketertinggalan satu set demi meraih kemenangan pertama sekaligus dan satu-satunya sampai saat ini atas Alcaraz. Melawan Sinner, ia telah menang dalam tiga kesempatan terpisah, yang terakhir di Canadian Open musim 2024.
Petenis berusia 28 tahun telah mencatatkan karier yang mengesankan di dunia tenis sejauh ini, dengan meraih 17 gelar di turnamen ATP, termasuk dua gelar Masters. Tetapi menurutnya, kesuksesannya diraih melalui pendekatan yang ‘beracun’ terhadap olahraga ini, yang kini telah ia tinggalkan.
“Tentu saja itu membantu saya mencapai posisi saya saat ini, tetapi itu adalah cara yang beracun untuk mencapai tujuan,” tutur Rublev.
“Pada titik tertentu, anda merasa lelah dan lebih hampa dari sebelumnya. Saya telah memanfaatkan semua yang bisa saya dapatkan dari pendekatan itu, sekarang saatnya mempelajari cara bermain yang baru dan lebih sehat.”
Sejauh ini pada musim 2026, Rublev telah mencapai tiga semifinal, yang berhasil ia raih di Hong Kong, Doha, dan Dubai.
Artikel Tag: andrey rublev, jannik sinner, carlos alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/andrey-rublev-ungkap-pengaruh-jannik-sinner-dan-carlos-alcaraz

3 hours ago
1






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450521/original/089017200_1766143113-WhatsApp_Image_2025-12-19_at_16.16.02__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448232/original/030122100_1766023583-rosacea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5120415/original/075934000_1738656767-Kim_Seon_Ho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5484406/original/088896200_1769423845-Roi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3563902/original/063957200_1631001469-todd-cravens-IY1sRDxNWN4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468640/original/049006500_1767964837-pus2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4935252/original/053076400_1725344371-mother-little-daughter-playing-together-park.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5450164/original/065509700_1766131733-aji_kusta.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449961/original/015468900_1766120442-wihaji.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451862/original/008526000_1766376033-hari_ibu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451287/original/099701800_1766252924-WhatsApp_Image_2025-12-20_at_23.05.32__2_.jpeg)