Ketua Komisi III DPR RI Sebut Arus Mudik Lebaran 2025 Paling Lancar Sejak Tahun 2000

21 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Arus mudik Lebaran 2025 dinilai sebagai yang paling lancar dibanding 25 tahun belakangan atau sejak tahun 2000. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Ia menyatakan, kelancaran tidak hanya terjadi di Pelabuhan Merak, tetapi juga di wilayah Banten serta seluruh Indonesia.

“Kita menjadi saksi bahwa ini salah satu pengaturan mudik terlancar sejak tahun 2000. Bukan hanya di Merak, tapi di Banten, bahkan seluruh Indonesia mudik tahun ini lancar,” ujar Habiburokhman, Selasa (1/4/2025) mengutip keterangan resmi Gerindra.

Ia berharap, situasi ini dapat terus terjaga hingga arus balik nanti. Menurutnya, kelancaran arus mudik tahun ini merupakan hasil kerja keras dan koordinasi berbagai pihak. Termasuk Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, jajaran kepolisian daerah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT ASDP Indonesia Ferry, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Sinergi antarinstansi tersebut, lanjutnya, memastikan optimalisasi pengaturan lalu lintas, kesiapan infrastruktur, serta peningkatan kualitas layanan bagi para pemudik. Ia menilai meningkatnya kualitas layanan mudik tahun ini mencerminkan perbaikan dalam strategi pengelolaan transportasi serta kesiapan aparat di lapangan.

Lebih lanjut, ia menyoroti peran penting penerapan rekayasa lalu lintas, pemantauan arus kendaraan secara real-time, serta kesiagaan petugas di berbagai titik krusial dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

Habiburokhman berharap, sinergi antarstakeholder terus berlanjut guna memastikan seluruh pemudik dapat kembali ke tempat asal dengan aman dan nyaman.

“DPR RI juga mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras dalam mengawal perjalanan mudik tahun ini,” tambahnya.

KLY Live Mudik 2025 menghadirkan laporan terkini mengenai kondisi arus mudik Lebaran 2025. Mulai dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Jalur Pantura dan Bandara Soekarno-Hatta.

Promosi 1

Mudik 2025 Dipersiapkan dengan Matang

Sebelum Lebaran, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, telah melakukan peninjauan ke Pelabuhan Merak.

Pemantauan dilakukan guna mengevaluasi kesiapan fasilitas yang tersedia, termasuk ruang bermain anak, ruang laktasi, serta toilet yang ramah bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Selain itu, dilakukan pemantauan langsung terhadap arus mudik di pelabuhan yang menjadi salah satu titik vital dalam perjalanan pemudik menuju Pulau Sumatra.

Menko PMK menegaskan bahwa persiapan mudik telah berjalan dengan baik melalui sinergi berbagai pihak.

"Persiapan sudah matang. Kita telah meningkatkan kerja sama lintas sektor dan merancang perencanaan secara optimal. Saat ini, yang terpenting adalah mengawal implementasi secara rinci, melakukan pemantauan, serta merespons cepat berbagai kendala di lapangan,” kata Pratikno dalam keterangan resmi yang dipublikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

“Dalam rapat koordinasi terbatas, seluruh pihak telah berkoordinasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama arus mudik," imbuhnya.

Mudik 2025 Lebih Ramah Perempuan dan Anak

Kunjungan Pratikno di Pelabuhan Merak sebelum Lebaran didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi.

Arifah menilai mudik Lebaran 2025 jauh lebih ramah perempuan dan anak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Mudik tahun ini jauh lebih ramah bagi perempuan dan anak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saya melihat adanya ruang laktasi di rest area. Selain itu, ruang istirahat anak sudah cukup baik, sehingga mereka dan ibu-ibu bisa beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan," kata Arifah dalam keterangan yang sama dikutip Kamis (3/4/2025).

Menurut Arifah, ini adalah upaya pemerintah untuk mewujudkan Mudik Ramah Perempuan dan Anak (MRPA) dengan memastikan tersedianya fasilitas yang aman, nyaman, serta memenuhi kebutuhan spesifik perempuan, anak, lansia, dan difabel. Fasilitas tersebut mencakup ruang laktasi, tempat bermain anak, serta ruang kesehatan yang telah distandarisasi.

Arifah juga mengimbau para pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak guna mencegah kejahatan dan penculikan, membawa kebutuhan khusus anak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Terutama bagi yang menggunakan kendaraan pribadi.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas resmi yang disediakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Jika terjadi kekerasan atau insiden lainnya selama mudik, masyarakat dapat segera melapor ke Layanan SAPA 129 atau posko pengaduan mudik terdekat," imbaunya.

Rekayasa Lalu Lintas di Mudik 2025

Selain Pelabuhan Merak, kunjungan pada Rabu (26/3) juga dilakukan di Rest Area KM 57A ruas Tol Jakarta-Cikampek bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Listyo mengungkapkan, rest area Kilometer 57 merupakan salah satu rest area yang digunakan oleh masyarakat dan dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas.

“Tentunya kita berharap di rest area yang lain juga dilengkapi dengan fasilitas yang sama,” harapnya.

Pada Rapat Koordinasi, pihak Jasa Marga menyampaikan, terjadi peningkatan volume kendaraan pada H-10 sampai H-6 yakni sebesar 7 persen masyarakat sudah mulai mudik lebih awal.

"Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah memanfaatkan fasilitas dari pemerintah mulai dari diskon e-toll, diskon lainnya yang diharapkan bisa membantu mengurai puncak arus mudik yang terjadi pada H-3 atau tgl 28 Maret,” jelas Listyo.

“Polri juga sudah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan apabila dibutuhkan kita persiapkan skema oneway dan ganjil genap pada puncak arus mudik," tambahnya.

Read Entire Article
Helath | Pilkada |