Liputan6.com, Jakarta - Orang dewasa yang sehat harus memeriksakan kadar kolesterolnya secara teratur dengan tes darah yang disebut profil lipid. Mengetahui angka-angka dari hasil tes darah profil lipid bisa membantu Anda memahami risiko penyakit jantung dan stroke. Dengan demikian Anda dapat membuat perubahan guna menurunkan risiko.
Tes kolesterol biasanya memberikan beberapa nilai yang mencerminkan kondisi kolesterol dalam darah Anda. Mari kita bahas satu per satu agar Anda bisa lebih memahami apa arti dari hasil tes tersebut.
Hasil tes kolesterol mencakup beberapa komponen utama, yaitu kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Setiap komponen memiliki peran yang berbeda dalam kesehatan jantung. Dengan mengetahui nilai-nilai ini, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan Anda.
Berikut adalah panduan lengkap untuk membaca hasil tes kolesterol Anda.
Kolesterol Total
Kolesterol total adalah angka yang mewakili jumlah keseluruhan kolesterol dalam darah Anda. Mengutip WebMD, kolesterol total meliputi:
- LDL, kolesterol lipoprotein densitas rendah, juga disebut kolesterol "jahat"
- HDL, kolesterol lipoprotein densitas tinggi, atau kolesterol "baik"
- Trigliserida, lemak yang dibawa dalam darah dari makanan yang kita makan
Nilai ideal untuk kolesterol total adalah di bawah 200 mg/dL. Jika hasil tes Anda menunjukkan angka di atas 200 mg/dL, itu menandakan bahwa Anda memiliki kolesterol tinggi.
Namun, penting untuk diingat bahwa angka ini hanya memberikan gambaran umum dan tidak cukup untuk menentukan risiko penyakit jantung secara akurat.
LDL (Kolesterol 'Jahat')
Sebagian besar kolesterol yang beredar dalam darah Anda adalah LDL. Kita paling sering mendengar tentang LDL dan bagaimana makanan tertentu dapat meningkatkan kadar LDL kita. Namun, LDL juga merupakan sesuatu yang diproduksi oleh hati Anda secara alami. Tubuh Anda membutuhkan LDL karena membantu membangun sel dan membuat beberapa hormon dan vitamin.
LDL atau Low-Density Lipoprotein sering disebut sebagai kolesterol 'jahat' karena dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri jika kadarnya terlalu banyak. Kadar tinggi LDL dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Nilai ideal untuk LDL adalah di bawah 100 mg/dL. Semakin rendah angka LDL Anda, semakin baik untuk kesehatan jantung Anda.
HDL (Kolesterol 'Baik')
Berbeda dengan LDL, HDL atau High-Density Lipoprotein dikenal sebagai kolesterol 'baik'.Jika berbicara tentang kolesterol HDL (kolesterol "baik") -- angka yang lebih tinggi berarti risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Ini karena HDL melindungi terhadap penyakit jantung dengan mengeluarkan kolesterol LDL dari darah Anda dan mencegahnya menumpuk di arteri Anda. Statin dapat sedikit meningkatkan HDL Anda, seperti halnya olahraga.
HDL membantu menghilangkan kolesterol dari arteri, sehingga kadar HDL yang tinggi bermanfaat untuk kesehatan jantung. Nilai ideal untuk HDL adalah di atas 60 mg/dL. Semakin tinggi angka HDL Anda, semakin baik.
Kadar HDL terbaik adalah 40 mg/dL atau lebih tinggi untuk orang yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir dan 50 mg/dL atau lebih tinggi untuk mereka yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir. Namun, kadar HDL 100 mg/dL atau lebih terlalu tinggi. Ini juga dapat membuat Anda berisiko terkena penyakit jantung, sama seperti LDL yang tinggi.
Trigliserida
Trigliserida bukanlah bentuk kolesterol, melainkan jenis lemak lain yang beredar dalam darah Anda. Trigliserida menyediakan energi bagi tubuh Anda dan berasal dari kalori, alkohol, atau gula tambahan yang Anda konsumsi. Trigliserida diubah menjadi trigliserida dan disimpan dalam sel lemak di seluruh tubuh.
Trigliserida adalah bentuk lemak terbanyak yang terdapat dalam makanan dan tubuh. Kadar trigliserida yang tinggi telah dikaitkan dengan risiko penyakit arteri koroner yang lebih tinggi.
Berikut kadar trigliserida dan artinya
- Normal = Kurang dari 150 mg/dL untuk dewasa, kurang dari 90 mg/dL untuk anak-anak dan remaja (usia 10-19 tahun)
- Cenderung tinggi = 150-199 mg/dL
- Tinggi = 200-499 mg/dL
- Sangat tinggi = 500 mg/dL atau lebih
Bila kadar trigliserida Anda tinggi, ada kemungkinan besar Anda juga memiliki kadar kolesterol HDL "baik" yang rendah dan kadar kolesterol LDL "jahat" yang tinggi. Kombinasi ini meningkatkan kemungkinan Anda terkena serangan jantung atau stroke. Banyak obat yang dapat mengatasi kadar kolesterol abnormal juga membantu menurunkan angka trigliserida yang tinggi.
Interpretasi Hasil Tes Kolesterol
Interpretasi hasil tes kolesterol tidak hanya bergantung pada angka-angka tersebut, tetapi juga pada faktor-faktor lain seperti usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan keluarga, dan faktor risiko lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan untuk mendapatkan interpretasi yang akurat dan rekomendasi pengobatan yang tepat.
Dokter akan mempertimbangkan semua faktor tersebut untuk menilai risiko penyakit jantung Anda dan memberikan saran yang sesuai, termasuk perubahan gaya hidup atau pengobatan jika diperlukan. Anda juga perlu menyadari bahwa informasi di atas bersifat umum dan rentang nilai normal dapat sedikit berbeda tergantung pada laboratorium yang melakukan pengujian.
Selalu rujuk ke laporan laboratorium Anda dan diskusikan hasilnya dengan dokter Anda. Hal ini penting untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan pemahaman yang tepat tentang kondisi kesehatan Anda dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk menjaga jantung Anda tetap sehat.
Dengan memahami hasil tes kolesterol Anda, Anda dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan jantung. Ingat, pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati, jadi jangan ragu untuk melakukan tes kolesterol secara berkala dan konsultasikan hasilnya dengan dokter.