Jangan Abaikan, Ciri-Ciri Kolesterol Naik Usai Lebaran

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta Setelah menikmati hidangan Lebaran yang kaya santan dan lemak, banyak orang mulai merasakan berbagai keluhan kesehatan. Salah satu hal yang ditakutkan adalah kenaikan kolesterol.

Menurut dokter Levina Avissa dari Klinik Sirka BSD, lonjakan kadar kolesterol yang melebihi kadar normal tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas.

"Kolesterol tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas," kata Levina yang merupakan Medical Director Klinik Sirka.

Namun, Levina mengungkapkan ada beberapa tanda yang bisa menjadi indikasi tidak langsung dari kadar kolesterol naik, diantaranya:

1. Pegal atau Nyeri di Tungkai, Terutama Saat Berjalan

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, sehingga aliran darah ke kaki menjadi tidak lancar. Akibatnya, seseorang bisa mengalami nyeri atau pegal di tungkai.

2. Lemas dan Kelelahan Ekstrem

Rasa lemas atau lelah bisa saja terjadi karena aktivitas di hari Lebaran yang padat. Namun, rasa lelah yang berlebihan mungkin tidak langsung disebabkan oleh kolesterol tinggi

"Mungkin tidak langsung disebabkan oleh kolesterol tinggi, namun terkait gangguan peredarah darah akibat tingginya kadar kolesterol di dalam darah," kata Levina dalam pesan tertulis kepada Health Liputan6.com ditulis 2 April 2025.

Promosi 1

3. Sakit Kepala atau Pusing

Penyebab sakit kepala ada beragam. Namun bisa juga terkait dengan peningkatkan kada kolesterol dalam tubuh.

"Terutama bila ada peningkatan tekanan darah yang bisa terkait dengan tingginya koletserol," tutur Levina.

Mengurangi Kolesterol dengan Perbaikan Asupan Makan dan Aktivitas Fisik

Bila mengalami kondisi di atas bisa memeriksakan kondisi kesehatan atau menjalani medical check-up untuk mengetahui kondisi tubuh.

Lalu, Levina pun menyarankan untuk memperbaiki asupan makan dan memperbanyak aktivitas fisik, bila perlu sempatkan untuk berolahraga di sela-sela libur Lebaran untuk mengurangi kolesterol

"Memperbaiki jumlah asupan gula dan lemak jenuh dalam makanan sehari-hari, memperbanyak asupan serat, lakukan aktivitas fisik secara regular untuk meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh," kata Levina.

"Hal ini terbukti signifikan untuk mengurangi kolesterol."

Jangan Konsumsi Obat Penurun Kolesterol Simvastatin Sembarangan

Levina pun mengingatkan untuk mengonsumsi obat penurun kolesterol seperti simvastatin secara bijak. Tidak boleh konsumsi simvastatin sembarangan dan harus dengan resep dokter.

"Sangat penting untuk selalu menggunakan obat dengan prinsip yang tepat dan dengan rekomendasi dokter, agar penggunaannya sesuai dengan kebutuhan orang tersebut," kata Levina. 

Jika digunakan secara sembarangan alias tidak pakai resep dokter ini bahaya yang bisa timbul seperti dijelaskan Levina:

1. Efek samping yang tidak terkontrol

Efek samping simvastatin dapat menyebabkan nyeri otot kerusakan hati, dan gangguan pencernaan. Tanpa pengawasan medis, efek samping ini mungkin tidak dapat ditangani dengan tepat.

Risiko Konsumsi Simvastatin Tidak Pakai Resep Dokter

2. Interaksi obat

Simvastatin dapat berinteraksi dengan obat lain yang mungkin sedang dikonsumsi oleh pasien, yang dapat meningkatkan risiko efek samping atau sebaliknya mengurangi efektivitas dari simvastatin itu sendiri.

3. Overmedikasi atau dosis yang salah

Tanpa rekomendasi dokter, ada resiko penggunaan obat dengan dosis yang terlalu tinggi/ terlalu rendah yang tentu saja membahayakan pasien. 

Read Entire Article
Helath | Pilkada |