Liputan6.com, Jakarta - Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. Ada berapa macam jenis kolesterol? Kolesterol sendiri terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu Low-Density Lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahat, dan High-Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.
Menurut Knowledge Management System Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kadar kolesterol jahat yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Kolesterol Tinggi Disebabkan Oleh Apa?
Kolesterol dalam tubuh berasal dari dua sumber, yaitu produksi alami oleh hati dan asupan dari makanan. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat meliputi:
- Pola makan tinggi lemak jenuh dan trans
- Kurangnya aktivitas fisik
- Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan
- Faktor genetik
Untuk mengatasi kolesterol tinggi secara alami, mengonsumsi rebusan herbal tertentu dapat membantu menurunkannya dengan efektif.
Minum Rebusan Apa agar Kolesterol Cepat Turun?
Menurut dr. Danang Ardiyanto, MKM, Dokter di UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu RSUP Dr. Sardjito, beberapa tanaman herbal memiliki manfaat dalam menurunkan kolesterol. Berikut tiga rebusan herbal yang dapat membantu:
1. Jati Belanda
Jati belanda mengandung flavonoid dan tanin yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat. "Senyawa aktif dalam jati belanda bekerja dengan cara menghambat penyerapan kolesterol di usus dan mempercepat pembuangannya dari tubuh," ujar dr. Danang Ardiyanto kepada Health Liputan6.com melalui aplikasi pesan singkat.
Selain itu, ekstrak daun jati belanda juga dapat membantu mengurangi penyerapan lemak di usus, yang berkontribusi pada keseimbangan kadar lipid dalam tubuh.
2. Teh Hijau dan Teh Hitam
Teh hijau mengandung katekin, sejenis flavonoid dengan sifat antioksidan yang kuat, yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dengan mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus dan meningkatkan ekskresi kolesterol.
Sementara itu, teh hitam juga memiliki manfaat serupa meskipun efeknya lebih ringan. "Teh hijau dan teh hitam berperan dalam mengurangi risiko aterosklerosis dengan mencegah pembentukan plak di arteri," jelas dr. Danang.
3. Tempuyung
Tempuyung (Sonchus arvensis) adalah tanaman herbal yang dikenal memiliki sifat hipolipidemik atau kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
"Senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin dalam tempuyung membantu menurunkan kolesterol jahat serta meningkatkan ekskresi kolesterol melalui feses," ungkap dr. Danang.
Selain itu, tempuyung juga memiliki efek diuretik yang membantu mengurangi garam dan lemak dalam tubuh.
Dengan Cara Apa Agar Kolesterol Cepat Turun?
Selain mengonsumsi rebusan herbal, ada beberapa cara lain untuk menurunkan kolesterol secara alami, yaitu:
- Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan trans seperti gorengan dan makanan olahan.
- Mengonsumsi makanan kaya serat seperti buah, sayur, dan biji-bijian.
- Melakukan aktivitas fisik secara rutin minimal 30 menit per hari.
- Menghindari merokok dan mengurangi konsumsi alkohol.
- Menjaga kadar kolesterol tetap normal sangat penting untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi rebusan herbal seperti jati belanda, teh hijau, dan tempuyung, kadar kolesterol dapat dikelola dengan lebih baik.
"Penting untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi herbal sebagai terapi pendamping dalam mengelola kolesterol," pungkas dr. Danang Ardiyanto.