Ampas Kopi untuk Lulur? Ini Manfaatnya untuk Kulit Tubuh

3 weeks ago 13

Liputan6.com, Jakarta Ampas kopi yang sering dianggap limbah ternyata bermanfaat sebagai lulur alami untuk menghaluskan, mengencangkan, dan menyehatkan kulit. Teksturnya yang kasar mampu mengangkat sel kulit mati dan melancarkan sirkulasi darah, sehingga kulit tampak lebih cerah dan kenyal. Kandungan antioksidan dan kafein di dalamnya juga membantu meredakan peradangan serta meningkatkan elastisitas kulit jika digunakan secara rutin.

Lebih dari sekadar membersihkan, ampas kopi juga diyakini bisa memberi perlindungan tambahan dari bahaya sinar UV berlebih dan mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas, karena senyawa polifenol yang terkandung di dalamnya bekerja melindungi jaringan kulit dari stres oksidatif yang bisa mempercepat penuaan dini. Menurut Ningsi (2017) dalam jurnalnya yang berjudul Formulasi Sediaan Lulur Krim Ampas Kedelai Putih dan Ampas Kopi Arabika, ampas kopi memiliki butiran kasar yang dapat dimanfaatkan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan melembabkan kulit.

Selain itu, ampas kopi juga memiliki banyak khasiat untuk kecantikan kulit. Cara ini banyak dimanfaatkan sejak zaman nenek moyang.  Dengan teksturnya yang cukup kasar namun lembut di kulit, ampas kopi ideal digunakan pada area seperti tangan, kaki, punggung, dan bahkan wajah, dengan cara digosok perlahan dalam gerakan melingkar agar sel-sel kulit mati terangkat sempurna.

Ampas kopi ternyata bisa dimanfaatkan sebagai perawatan tubuh alami yang membuat kulit lebih sehat. Selain itu, penggunaannya juga ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah yang biasanya dibuang. Jika digunakan secara rutin dan dengan cara yang tepat, lulur dari ampas kopi bisa membuat kulit terasa bersih, segar, dan tidak lagi tampak kusam atau kering.

Artikel ini akan membahas lima manfaat utama ampas kopi untuk lulur secara rinci, disusun berdasarkan urutan logis dari proses eksfoliasi hingga perlindungan kulit, agar pembaca dapat memahami dan mempraktikkan langsung di rumah secara efektif.

1. Mengangkat Sel Kulit Mati Secara Alami dengan Efek Eksfoliasi Maksimal

Ampas kopi memiliki partikel kasar yang ideal untuk eksfoliasi alami, membantu mengangkat sel kulit mati tanpa menyebabkan iritasi seperti scrub berbahan kimia. Saat digunakan sebagai lulur, ampas kopi membantu membersihkan pori-pori, menghilangkan kotoran dan minyak berlebih, serta merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Hasilnya, kulit tampak lebih bersih, cerah, dan terasa lebih halus.

Cara menggunakannya cukup mudah: campurkan 1 sendok makan ampas kopi dengan minyak kelapa atau minyak zaitun hingga membentuk adonan kental. Gosokkan ke kulit dengan gerakan melingkar selama 2–3 menit, lalu bilas dengan air hangat. Gunakan 1–2 kali seminggu untuk hasil optimal tanpa membuat kulit kering, karena minyak alami akan membantu menjaga kelembapan.

Eksfoliasi rutin ini juga membantu menjaga elastisitas kulit dan mencegah kusam, terutama di area yang mudah kering seperti siku, lutut, dan tumit. Kombinasi ampas kopi dan minyak esensial memberi efek bersih, lembap, dan segar tanpa rasa perih, menjadikannya pilihan praktis, aman, dan hemat untuk perawatan kulit harian di rumah.

2. Membantu Meratakan Warna Kulit dan Mengatasi Hiperpigmentasi Ringan

Selain sebagai eksfoliator, ampas kopi juga bermanfaat untuk menyamarkan noda hitam dan meratakan warna kulit. Kandungan kafein dan antioksidan di dalamnya membantu melancarkan sirkulasi darah serta mengurangi produksi melanin berlebih—penyebab utama hiperpigmentasi ringan. Saat dioleskan merata, ampas kopi membantu kulit tampak lebih cerah, segar, dan bebas belang.

Untuk hasil optimal, gunakan lulur kopi secara rutin di area seperti leher, tangan, dan kaki yang sering terpapar sinar matahari. Caranya: gosok ampas kopi ke kulit selama 5 menit, diamkan 10 menit, lalu bilas. Kandungan aktif akan meresap lebih baik jika diberi waktu bekerja. Kamu juga bisa mencampurnya dengan bahan alami seperti madu atau perasan lemon untuk hasil pencerahan yang lebih maksimal.

Meski hasilnya tidak instan, pemakaian rutin selama 2–3 minggu biasanya sudah menunjukkan perubahan. Kulit jadi lebih merata, bersih dari noda hitam, dan tampak glowing alami tanpa perlu menggunakan bahan kimia keras. Kunci utamanya adalah konsistensi dalam perawatan.

3. Mengencangkan Kulit dan Mengurangi Tampilan Selulit

Ampas kopi dikenal efektif membantu mengencangkan kulit dan mengurangi tampilan selulit, terutama di area paha, lengan atas, dan perut. Kandungan kafein di dalamnya merangsang sirkulasi darah dan meningkatkan metabolisme lemak di bawah kulit, sehingga membantu memecah timbunan lemak tidak merata yang menyebabkan selulit.

Saat digunakan sebagai lulur, tekstur kasar ampas kopi memberikan efek pijat alami yang membantu melancarkan sistem limfatik dan membuang racun dari tubuh. Untuk hasil terbaik, gunakan lulur ini 2–3 kali seminggu, tambahkan minyak kelapa agar kulit tetap lembap dan terhindar dari iritasi.

Dengan pemakaian rutin dan pijatan lembut, kulit akan terasa lebih kencang, halus, dan kontur tubuh tampak lebih merata dalam beberapa minggu. Ini adalah alternatif alami dan aman untuk merawat selulit tanpa perlu prosedur klinis yang mahal, sekaligus menutrisi kulit dari dalam.

4. Menenangkan Kulit Setelah Terpapar Matahari

Kandungan antioksidan dan polifenol pada ampas kopi membantu menenangkan kulit yang iritasi akibat paparan sinar matahari berlebih. Kandungan ini bekerja melawan radikal bebas yang merusak kolagen dan mempercepat penuaan kulit. Sifat anti-inflamasi pada ampas kopi juga membantu meredakan kemerahan, perih, dan kering akibat sinar UV, sekaligus mempercepat proses pemulihan.

Untuk efek menenangkan maksimal, campurkan ampas kopi dengan yogurt alami atau lidah buaya sebelum dioleskan ke kulit. Kombinasi ini memberikan sensasi dingin yang menyegarkan dan membantu memperbaiki kulit yang rusak serta menjaga kelembapan.

Gunakan lulur kopi secara rutin setelah beraktivitas di luar ruangan agar kulit tetap sehat, lembut, dan terhindar dari masalah seperti bintik hitam atau garis halus. Ini merupakan alternatif alami dan ramah lingkungan sebagai pengganti produk after-sun berbahan kimia yang lebih mahal.

5. Merawat Kulit Kepala dan Rambut dengan Scrub Alami

Tak hanya bermanfaat bagi kulit tubuh, ampas kopi juga dapat digunakan sebagai scrub alami untuk kulit kepala dan rambut karena teksturnya yang mampu membersihkan kotoran, minyak berlebih, serta sisa produk styling yang menumpuk di kulit kepala. Ketika kulit kepala bersih dari sumbatan dan pori-pori terbuka, akar rambut dapat tumbuh lebih sehat dan kuat karena nutrisi dari luar lebih mudah diserap. Efeknya adalah rambut yang tampak lebih bervolume, sehat, dan berkilau alami, dengan kulit kepala yang lebih segar dan bebas dari rasa gatal atau ketombe ringan.

Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan ampas kopi dengan sedikit air atau minyak zaitun, lalu digosok perlahan ke kulit kepala selama beberapa menit sebelum dibilas bersih, dan proses ini akan membantu merangsang sirkulasi darah di kulit kepala yang berdampak positif pada pertumbuhan rambut. Karena sifat alami kopi yang tidak menyebabkan reaksi keras, perawatan ini dapat dilakukan seminggu sekali untuk menjaga kesehatan kulit kepala secara berkelanjutan. Penggunaan ini juga cocok untuk mereka yang memiliki rambut lepek akibat produksi minyak berlebih, karena ampas kopi menyerap minyak tanpa membuat kulit kepala menjadi kering.

Scrub kulit kepala dari ampas kopi bekerja ganda: sebagai pembersih dan stimulan pertumbuhan rambut sehingga cocok dijadikan rutinitas perawatan yang mendukung kesehatan kulit kepala dan mengurangi kerontokan. Dengan rutinitas perawatan ini, kulit kepala terasa lebih ringan dan rambut menjadi lebih mudah diatur tanpa perlu perawatan mahal di salon. Ini menjadi solusi tepat bagi mereka yang menginginkan rambut sehat dari akar hingga ujung, menggunakan bahan alami yang dapat dibuat di rumah kapan saja.

People Also Ask

1. Apakah ampas kopi aman digunakan untuk kulit wajah?

Ya, ampas kopi aman untuk wajah jika digunakan dengan lembut dan dicampur dengan bahan yang melembapkan seperti madu atau yogurt.

2. Seberapa sering sebaiknya menggunakan lulur dari ampas kopi?

Idealnya dua hingga tiga kali seminggu agar kulit tetap halus dan tidak iritasi karena eksfoliasi berlebihan.

3. Apakah ampas kopi bisa membantu menghilangkan selulit?

Bisa, karena kafein dalam kopi merangsang sirkulasi darah dan mengencangkan kulit di area selulit.

4. Bagaimana cara mencampur ampas kopi untuk lulur yang efektif?

Campurkan ampas kopi dengan minyak kelapa atau madu hingga membentuk pasta, lalu aplikasikan secara merata dengan pijatan lembut.

5. Apakah lulur ampas kopi cocok untuk semua jenis kulit?

Umumnya cocok untuk semua jenis kulit, namun untuk kulit sensitif disarankan uji coba pada area kecil terlebih dahulu.

Read Entire Article
Helath | Pilkada |