Hindari Kafein yang Berlebih
Kafein memang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan bisa berdampak negatif, terutama saat perjalanan. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan, meningkatkan detak jantung, serta memicu kecemasan dan gangguan tidur.
Jika dikonsumsi sebelum atau selama perjalanan panjang, efek ini dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan tidak nyaman. Sebagai gantinya, lebih baik mengonsumsi air mineral yang membantu menjaga tubuh tetap bugar.
Pastikan Cairan dan Mineral dalam Tubuh Terjaga
Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan berkurangnya konsentrasi yang berbahaya saat sedang dalam perjalanan, terutama jika mengemudi. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan cairan dan mineral sangat penting.
Untuk itu, minumlah air mineral secara berkala, meskipun tidak merasa haus, karena haus bukan satu-satunya indikator kekurangan cairan tubuh. Terkadang tubuh sudah kekurangan cairan sebelum rasa haus muncul, sehingga penting untuk tetap menjaga asupan cairan.
Kamu bisa pilih air mineral yang mengandung mineral esensial seperti Le Minerale, yang dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan dan mineral tubuh serta mendukung fungsi otot dan saraf agar tetap optimal selama perjalanan.
Selain itu, Le Minerale pun punya rasa yang segar dan nggak bikin eneg, sehingga bisa kamu minum lebih banyak. Air mineral satu ini pun juga bisa diandalkan untuk menghilangkan rasa haus di tengah perjalanan balik ke kota asal.
Menariknya, kamu bisa membawa Le Minerale kemasan galon 5 liter yang sangat praktis dibawa bepergian. Dengan ukurannya yang pas, kamu bisa dengan mudah membawanya di dalam mobil ketika menempuh perjalanan mudik yang jauh.
Selain itu, galon 5 Liter juga mudah ditemukan di mana-mana, termasuk di supermarket atau minimarket terdekat di sepanjang perjalanan balik maupun rest area tol. Jadi, kamu bisa membelinya kapan saja dan di mana saja, agar keluarga tetap terpenuhi kebutuhan mineral sepanjang perjalanan balik.
Hindari Makan Berlebihan
Makan dalam porsi besar sebelum atau selama perjalanan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, kantuk, dan gangguan pencernaan seperti kembung atau mual. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering agar pencernaan tetap nyaman.
Hindari makanan yang terlalu berlemak atau berat, karena dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan rasa begah. Sebagai alternatif, pilih makanan yang ringan namun mengenyangkan, seperti buah, kacang-kacangan, atau roti gandum, yang dapat memberikan energi tanpa membuat tubuh terasa berat.
Pastikan Asupan Nutrisi Terjaga
Nutrisi yang baik membantu tubuh tetap bertenaga dan fokus selama perjalanan. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan kaya protein, seperti telur, ikan, atau daging tanpa lemak, yang dapat memberikan energi tahan lama.
Tambahkan juga sayur dan buah yang kaya serat serta vitamin guna mendukung sistem pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga perjalanan dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan tanpa gangguan kesehatan.
Istirahat Jika Terasa Lelah
Tubuh membutuhkan istirahat yang cukup, terutama saat melakukan perjalanan panjang. Mengabaikan rasa lelah dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengemudi.
Oleh karena itu, jika mengemudi, usahakan untuk berhenti dan beristirahat setiap 2–3 jam sekali guna meregangkan otot dan menyegarkan pikiran. Jika badan terasa lelah, jangan paksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan.
Tidur sebentar (power nap) selama 15–20 menit dapat membantu mengembalikan energi dan meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, jika menggunakan transportasi umum, pastikan posisi duduk nyaman dan tubuh tetap rileks agar perjalanan terasa lebih menyenangkan.
(*)