9 Manfaat Sambiloto untuk Kesehatan, Lengkap Penjelasan Efek Sampingnya

2 months ago 28

Liputan6.com, Jakarta Sambiloto (Andrographis paniculata) dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki rasa pahit namun kaya khasiat. Banyak orang memanfaatkannya untuk menjaga daya tahan tubuh karena manfaat sambiloto untuk kesehatan terbukti membantu melawan infeksi.

Tanaman ini juga dipercaya ampuh meredakan demam, batuk, serta gangguan pencernaan. Hal ini berkat kandungan senyawa aktifnya yang memberikan manfaat sambiloto untuk kesehatan sebagai antiradang alami.

Selain itu, sambiloto berperan dalam mendukung fungsi hati dan menjaga kadar gula darah. Dengan demikian, manfaat sambiloto untuk kesehatan dapat dijadikan solusi alami untuk menunjang kebugaran tubuh.

Mengutip buku berjudul Ramuan Tradisional Etnis Gorontalo Kajian Fitokimia dan Farmakologi (2025) oleh Dr. apt. Hamsidar Hasan, M.Si, dkk., Andrographis paniculata ( Burm.f. ) Ness. merupakan famili Acanthaceae yang biasa dikenal dengan sambiloto, telah dianjurkan dalam pengobatan secara tradisional. Daun sambiloto memiliki efek terapi sebagai antipiretik atau demam.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang penjelasan lengkap manfaat sambiloto untuk kesehatan, Senin (22/9/2025).

Manfaat Sambiloto untuk Kesehatan

Mengutip buku berjudul Fitoterapi Imunomodulator dan Antiinflamasi (2024) oleh Aditya Sindu Sakti, sambiloto merupakan tanaman herba tahunan/musiman (annual herb) yang memiliki banyak cabang. Herba sambiloto dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 1 hingga 1,5 m. Batang herba sambiloto tajam berbentuk segi empat (quadrangular).

Memiliki daun dengan bentuk lanset sederhana dengan permukaan yang halus (glabrous) dan saling berhadapan. Daun sambiloto memiliki panjang 5 hingga 8 cm dengan lebar 1 hingga 2 cm, ujung daun berbentuk acute lancip. Permukaan atas daun berwarna lebih gelap dan permukaan bawah daun berwarna lebih pucat.

Mengutip kajian yang dipublikasikan di Jurnal Penelitian Perawat Profesional Volume 3 Nomor 2, Mei 2021, sambiloto (Andrographis paniculata) dikenal dengan sebutan King of Bittersyang merupakan tanaman asli India dan Cina. 

Berikut ini manfaat sambiloto untuk kesehatan:

1. Meredakan Flu dan Pilek

Sambiloto dikenal sebagai herbal alami yang membantu mengatasi flu, batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan. Kandungan andrografolida, antivirus, serta antibakteri di dalamnya bekerja meredakan peradangan dan mempercepat pemulihan tubuh saat terserang infeksi pernapasan.

2. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Tanaman ini juga berfungsi sebagai imunomodulator, yaitu mendukung kerja sel darah putih dalam melawan infeksi. Dengan mengaktifkan limfosit dan meningkatkan produksi interleukin-2, sambiloto membantu tubuh menjadi lebih kebal terhadap serangan virus maupun bakteri.

3. Mengurangi Peradangan

Senyawa aktif pada sambiloto memiliki efek anti-inflamasi yang baik untuk menekan reaksi peradangan. Herbal ini sering digunakan untuk meredakan nyeri, bengkak, atau keluhan akibat penyakit radang, sehingga tubuh terasa lebih nyaman.

4. Menurunkan Demam Secara Alami

Efek antipiretik sambiloto menjadikannya obat alami untuk menurunkan panas tubuh. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan hasilnya setara dengan obat medis seperti asetaminofen, sehingga aman digunakan sebagai pilihan alternatif untuk mengatasi demam ringan.

5. Membantu Mengontrol Tekanan Darah

Ekstrak sambiloto diketahui dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Dengan cara ini, tekanan darah bisa turun secara alami, meski penggunaannya tetap harus bijak agar tidak menimbulkan efek samping seperti tekanan darah terlalu rendah.

Manfaat Sambiloto untuk Kesehatan

Menurut Sumaryono (2002) sebagaimana dikutip dalam kajian yang dipublikasikan di Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, Volume 7, Nomor 3, Juli 2020, sambiloto memiliki senyawa aktif bernama andrografolid, senyawa ini dapat berperan sebagai immunomodulator khususnya imunostimulan yang mampu meningkatkan kerja sistem imun.

Menurut Yulinahet et at. (2001) masih mengutip Jurnal Penelitian Perawat Profesional Volume 3 Nomor 2, Mei 2021, saat ini telah banyak obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat anti diabetes untuk menurunkan kadar glukosa di dalam darah.

Salah satu obat tradisional yang telah diteliti memiliki efek antidiabetik adalah herbal sambiloto (Andrographis paniculata). Daun sambiloto memiliki kandungan orthosiphon glukosa, minyak atsiri, saponin, polifenol, flavonoid, sapofonin, garam kalium dan myonositol 

Berikut ini manfaat lain dari sambiloto:

6. Menurunkan Kadar Gula Darah

Sambiloto juga bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu membantu menurunkan kadar gula darah. Beberapa studi menunjukkan efektivitasnya mendukung obat medis seperti metformin, namun tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar penggunaannya aman dan tepat dosis.

7. Melindungi Kesehatan Hati

Efek hepatoprotektif dalam sambiloto berperan menjaga fungsi hati agar tidak mudah rusak akibat toksin maupun infeksi. Dengan hati yang sehat, proses detoksifikasi tubuh dapat berjalan optimal sehingga metabolisme tubuh tetap terjaga.

8. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Kandungan flavonoid dan terpenoid dalam sambiloto mendukung sistem pencernaan dengan sifat antibakteri, antidiare, dan anti-inflamasi. Herbal ini membantu meredakan keluhan seperti diare atau radang usus, sekaligus melindungi lapisan lambung dari kerusakan.

9. Sumber Antioksidan dan Potensi Antikanker

Sambiloto kaya akan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel tubuh. Riset awal juga menunjukkan adanya potensi antikanker dari senyawa andrografolida, meski efektivitas pada manusia masih perlu penelitian lebih lanjut untuk dipastikan.

Pentingnya Perhatian dan Efek Samping Sambiloto

Mengutip kajian yang dipublikasikan di Jurnal Kesehatan Andalas. 2016; 5(1), sambiloto (Andrographis paniculata Nees) merupakan tanaman obat yang memiliki berbagai khasiat, salah satunya sebagai antibakteri. 

Penggunaan sambiloto di masyarakat saat ini mempunyai beberapa pilihan diantaranya dengan membuat rebusan langsung dari daun sambiloto ataupun dengan membeli produk herbal sambiloto yang dijual di pasaran. 

Meskipun manfaat sambiloto untuk kesehatan sangat beragam, penggunaannya tidak boleh sembarangan. Tanaman herbal ini memang aman jika dikonsumsi sesuai dosis anjuran, namun tetap memiliki risiko efek samping pada sebagian orang. Memahami potensi efek samping serta cara penggunaan yang tepat sangat penting agar tidak menimbulkan masalah kesehatan baru.

1. Efek Samping Umum

Beberapa orang mungkin mengalami keluhan ringan setelah mengonsumsi sambiloto. Efek samping yang paling sering dilaporkan antara lain:

  • Diare atau gangguan pencernaan.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit kepala.
  • Kelelahan atau rasa lemas.
  • Kehilangan nafsu makan.

Efek ini biasanya muncul jika konsumsi melebihi dosis atau tubuh tidak cocok dengan kandungan sambiloto.

2. Efek Samping yang Lebih Serius

Selain keluhan ringan, sambiloto juga bisa menimbulkan reaksi yang lebih serius, meski jarang terjadi. Di antaranya:

  • Sakit perut berkepanjangan.
  • Pusing dan palpitasi (jantung berdebar kencang).
  • Kehilangan indera perasa.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Reaksi alergi, seperti ruam kulit atau gatal-gatal.

Jika gejala ini muncul, konsumsi sambiloto harus segera dihentikan dan sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis.

3. Risiko pada Kehamilan

Salah satu hal penting yang perlu diwaspadai adalah efek teratogenik dari sambiloto, yaitu potensi menimbulkan kelainan pada janin. Karena itu, wanita hamil sangat tidak disarankan mengonsumsi sambiloto dalam bentuk apa pun.

4. Pentingnya Konsultasi dengan Dokter

Orang dengan kondisi medis tertentu atau yang sedang menjalani pengobatan juga perlu lebih berhati-hati. Konsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan sebelum mengonsumsi sambiloto akan membantu mencegah interaksi obat yang berbahaya serta memastikan dosis yang tepat.

Q & A Seputar Topik

Apa manfaat utama sambiloto untuk kesehatan?

Sambiloto bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan gejala flu, batuk, dan pilek, serta membantu melawan infeksi berkat kandungan senyawa andrografolida yang bersifat antiradang, antibakteri, dan antivirus.

Apakah sambiloto bisa membantu menurunkan tekanan darah?

Ya, sambiloto berpotensi membantu menurunkan tekanan darah karena dapat melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar. Namun, penderita hipertensi yang sedang mengonsumsi obat sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar tidak terjadi penurunan tekanan darah berlebihan.

Benarkah sambiloto bisa menurunkan kadar gula darah?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sambiloto dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mendukung pengobatan diabetes. Meski begitu, penggunaannya tetap harus hati-hati dan tidak menggantikan obat medis tanpa arahan dokter.

Apakah sambiloto baik untuk kesehatan hati?

Ya, sambiloto memiliki efek hepatoprotektif yang dapat membantu melindungi hati dari kerusakan akibat racun atau infeksi. Kandungan antioksidan di dalamnya juga berperan penting dalam mencegah stres oksidatif yang merusak sel hati.

Adakah manfaat sambiloto untuk pencernaan?

Ada. Sambiloto mengandung senyawa yang bersifat antibakteri dan anti-inflamasi, sehingga dapat membantu meredakan diare, mengatasi peradangan usus, serta menjaga kesehatan sistem pencernaan secara menyeluruh.

Read Entire Article
Helath | Pilkada |