Enak tapi 5 Makanan Ini Diam-Diam Bikin Wajah Cepat Menua

12 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta Penuaan adalah sebuah fase dalam hidup yang tidak bisa dihindari. Seiring dengan bertambahnya usia, mengonsumsi makanan tertentu dapat memberikan efek yang signifikan pada penampilan tubuh, terutama pada kulit. 

Banyak orang yang masih belum menyadari, seberapa banyak makanan dapat mempercepat proses penuaaan. Menjaga pola makan sehat merupakan solusi untuk menunda fase ini, setidaknya di segi penampilan. 

Dilansir dari Health, beberapa jenis makanan dan minuman dapat mempercepat tanda-tanda penuaan pada penampilan, seperti kerutan, kulit kusam, dan peradangan. 

Salah satunya adalah makanan yang dapat memproduksi advanced glycation ends produts (AGEs) atau yang dalam bahasa Indonesia berarti produk akhir glikasi lanjutan. Produk ini terbentuk ketika gula berlebih di dalam tubuh menempel pada protein atau lemak. 

AGEs dapat membuat jaringan tubuh menjadi lebih kaku, merusak kolagen, sehingga dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan seperti kulit keriput dan elastisitasnya menurun. 

Berikut adalah 5 jenis makanan atau minuman yang membuat penampilan terlihat lebih tua:

1. Gula dan Karbohidrat Olahan Berlebih

Mengonsumsi banyak gula dan karbohidrat olahan dapat menyebabkan glikasi, yaitu reaksi kimia yang membentuk senyawa AGEs. Senyawa ini menyebabkan hilangnya fungsi protein dan menurunkan elastisitas jaringan seperti kulit, tendon, dan pembuluh darah. 

Ketika elastisitas berkurang, kulit tidak lagi mampu terlihat kenyal dan awet muda seperti sebelumnya, serta menjadi kurang efektif dalam mempertahankan kemampuan untuk meregang dan kembali ke bentuk semula. 

Seiring berjalannya waktu, proses glikasi ini membuat kulit lebih mudah kendur dan berkeriput akibat berkurangnya elastisitas dan rusaknya kolagen, yaitu komponen utama pembentuk struktur kulit. 

Samantha Cassetty, RD, menyarankan untuk menghindari minuman manis, seperti minuman bersoda, teh manis dan limun, serta kopi yang dimaniskan dengan sirup.

“Minuman manis tidak memberikan nilai gizi sama sekali, jadi sebaiknya dibatasi demi kesehatan kulit dan kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Cassetty.

2. Makanan Olahan dan Gorengan

Makanan olahan dan gorengan seperti kentang goreng dan hot dog, merupakan musuh kulit. Jenis makanan seperti ini dapat memicu produksi AGEs dan menyebabkan peradangan. 

“Makanan olahan memiliki lebih sedikit vitamin, nutrisi, dan kapasitas antioksida, yang kita butuhkan untuk memperbaiki luka, membangun kolagen, menjaga sistem kekebalan tubuh kita, mendukung fungsi pelindung kulit, dan menjaga kulit tetap terhidrasi,” kata Kseniya Kobets, MD, MHS, FAAD, dokter kulit bersertifikat sekaligus direktur dermatologi kosmetik di Montefiore Einstein Advanced Care.

3. Alkohol

Menurut sebuah survei, mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan penuaan pada wajah. Mengonsumsi hingga delapan gelas atau lebih alkohol per minggu, memiliki keterkaitan dengan peningkatan garis-garis halus di wajah bagian atas, kantung mata, hilangnya volume wajah, dan pembentukan pembuluh darah yang terlihat di pipi. 

Tetapi, penelitian ini tidak menunjukkan hasil yang konsisten terkait keterikatan alkohol dengan penuaan kulit, sehingga penelusuran lebih lanjut dibutuhkan. 

Selain itu, karena alkohol juga bisa meningkatkan risiko kanker, konsumsi alkohol perlu dihindari atau dikurangi.

4. Makanan Tinggi Natrium

Selain menjadi penyebab tekanan darah tinggi, mengonsumsi makanan asin dalam jumlah banyak juga bisa berdampak negatif pada kulit. 

Hasil dari penelitian pada hewan menunjukkan pola makan tinggi garam dapat menyebabkan penuaan kulit. Menurut para ahli, ini berkaitan dengan tingkat stres oksidatif yang ditimbulkan oleh natrium tinggi. 

Stres oksidatif merupakan kondisi ketidakseimbangan antara radikan bebas dan antioksidan. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan sel dan dalam konsumsi jangka panjang bisa menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes, Alzheimer, dan penyakit jantung. 

Contoh makanan yang tinggi garam yaitu roti, keju, daging olahan, pizza, dan burger.

5. Lemak Trans

Meskipun penggunaan lemak trans telah banyak dikurangi di industri makanan, tapi di beberapa produk, kandungan ini masih ditemukan. Makanan yang mengandung lemak trans akan berlabel “partially hydrogenated oils”.

Lemak trans bukan hanya berbahaya bagi kesehatan jantung, tetapi juga dapat mempercepat penuaan kulit. Menurut penelitian, lemak ini juga bisa memicu terbentuknya AGEs yang dapat merusak kolagen. 

Beberapa makanan yang berisiko mengandung lemak trans antara lain:

  • Makanan panggang: kue kering, cake, pie, donat.
  • Makanan goreng: keripik kentang, nugget ayam, ketang goreng.
  • Pizza beku.
  • Daging olahan.

Foto Pilihan

Murid sekolah dasar diperiksa mulut dan giginya saat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SD Prestasi Global, Depok, Jawa Barat, Senin (4/8/2025).
Read Entire Article
Helath | Pilkada |