Liputan6.com, Jakarta Kumis kucing (Orthosiphon stamineus) telah lama dikenal sebagai tanaman herbal dengan berbagai manfaat kesehatan. Tanaman ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi berbagai penyakit. Lantas, kumis kucing bisa menyembuhkan penyakit apa saja? Berikut penjelasan dari dr. Danang Ardiyanto, MKM, dari UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu RSUP Dr. Sardjito.
1. Sebagai Diuretik atau Peluruh Kencing
Menurut dr. Danang, salah satu manfaat utama kumis kucing adalah kemampuannya sebagai diuretik alami. "Kumis kucing meningkatkan produksi urine, membantu mengeluarkan racun dan kelebihan garam dari tubuh. Ini sangat bermanfaat untuk mengatasi infeksi saluran kemih, batu ginjal, serta tekanan darah tinggi," kata dr. Danang kepada Health Liputan6.com melalui aplikasi pesan singkat.
2. Kaya akan Antioksidan
Kumis kucing juga mengandung flavonoid dan sinensetin yang bersifat antioksidan. "Antioksidan ini berperan penting dalam melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Dengan demikian, konsumsi kumis kucing dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung," ungkap dr. Danang.
3. Memiliki Efek Antiinflamasi
Manfaat kumis kucing lainnya adalah sebagai antiinflamasi alami. Kandungan dalam tanaman ini dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri. "Sifat antiinflamasi ini baik bagi penderita arthritis serta dapat membantu dalam proses pemulihan dari infeksi," ujar dr. Danang.
4. Bersifat Antibakteri
Kumis kucing juga memiliki kemampuan antibakteri yang dapat melawan infeksi, terutama pada saluran kemih. "Ekstrak kumis kucing menunjukkan aktivitas antibakteri yang cukup kuat, sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan infeksi saluran kemih," tambahnya.
5. Berpotensi Menurunkan Gula Darah
Bagi penderita diabetes atau prediabetes, kumis kucing bisa menjadi alternatif herbal yang bermanfaat. "Beberapa studi menunjukkan bahwa kumis kucing dapat membantu menurunkan kadar gula darah, sehingga baik untuk penderita prediabetes dan diabetes," jelas dr. Danang.
6. Menurunkan Kolesterol
Kumis kucing juga dikenal mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). "Ini sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular," kata dr. Danang.
Bolehkah Minum Rebusan Kumis Kucing Setiap Hari?
Minum rebusan daun kumis kucing setiap hari memang dapat memberikan manfaat kesehatan, tetapi harus dilakukan dengan bijak. Dr. Danang menyarankan agar konsumsi kumis kucing disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.
"Meskipun bermanfaat, tetap perhatikan efek sampingnya dan konsultasikan dengan tenaga medis jika diperlukan," katanya.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi kumis kucing secara berlebihan juga memiliki risiko tertentu, seperti:
1. Dehidrasi
Karena sifatnya sebagai diuretik, kumis kucing dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan jika tidak diimbangi dengan hidrasi yang cukup.
2. Ketidakseimbangan Elektrolit
Penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit akibat kehilangan natrium dan kalium melalui urine.
4. Interaksi dengan Obat-Obatan
Kumis kucing dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti diuretik lainnya, obat tekanan darah, dan obat diabetes.
5. Reaksi Alergi
Meskipun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap kumis kucing.