7 Tips Menabung Setelah Lebaran agar Keuangan Pulih Usai Foya-Foya di Idul Fitri

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Lebaran Idul Fitri telah berlalu, dan banyak dari kita mungkin merasakan dampaknya pada kondisi keuangan. Pengeluaran besar selama Idul Fitri seringkali membuat saldo tabungan menipis. Namun, jangan khawatir! Dengan strategi yang tepat, kamu bisa mengembalikan kondisi keuangan dan mulai menabung kembali.

Berikut adalah tips menabung setelah Lebaran yang efektif, berdasarkan saran dari Dosen Departemen Manajemen FEM IPB University, Dr. Wita Juwita Ermawati, serta strategi umum menabung yang dapat diterapkan sepanjang tahun.

Dr. Wita menyarankan untuk mengevaluasi kondisi keuangan setelah Idul Fitri dengan menghitung total pengeluaran selama liburan dan memeriksa posisi keuangan saat ini. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi potensi masalah, seperti pengurangan tabungan atau munculnya utang baru.

"Menabung kembali setelah Lebaran penting untuk memulihkan kondisi keuangan dan mengingat kembali tujuan finansial kita," ujar Dr. Wita seperti dikutip dari situs resmi IPB University Bogor Indonesia pada Rabu, 2 April 2025. Dengan memahami kondisi keuangan terkini, kita dapat menyusun strategi menabung yang lebih efektif.

Promosi 1

Tips Menabung yang Efektif Setelah Lebaran

Menabung setelah Lebaran memerlukan perencanaan yang matang. Berikut beberapa tips menabung yang bisa Anda terapkan:

1. Buat Anggaran Keuangan

Catat pemasukan dan pengeluaran secara rinci. Identifikasi pengeluaran yang tidak perlu dan alokasikan dana dengan metode 50/30/20, yaitu 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan serta investasi.

2. Kurangi Pengeluaran Konsumtif

Tinjau kembali kebiasaan belanja yang kurang diperlukan, seperti membeli makanan mahal atau berlangganan layanan yang jarang digunakan. Manfaatkan promo dan diskon untuk menghemat pengeluaran.

3. Gunakan Sistem Autodebet

Agar lebih disiplin, atur autodebet dari rekening gaji ke rekening tabungan. Cara ini memastikan Anda selalu menyisihkan uang untuk menabung tanpa perlu mengingatnya setiap bulan.

4. Siapkan Dana Darurat

Pisahkan dana darurat dari tabungan utama. Dana ini berguna untuk menghadapi kejadian tak terduga seperti sakit atau kehilangan pekerjaan. Sisihkan minimal 3-6 kali pengeluaran bulanan sebagai dana darurat.

Menabung dengan Cara Kreatif

Menabung tidak harus membosankan! Berikut beberapa cara kreatif agar lebih termotivasi:

  • Metode Celengan: Simpan uang receh atau nominal terkecil dari kembalian belanja. Jika dilakukan secara konsisten, hasilnya bisa signifikan.
  • Tantangan Menabung: Cobalah tantangan menabung dengan nominal bertambah setiap minggu atau menabung setiap kali menerima uang lebih.
  • Menabung di Reksa Dana atau Deposito: Jika ingin pertumbuhan lebih optimal, simpan uang di reksa dana pasar uang atau deposito dengan bunga kompetitif.

Membangun Kebiasaan Menabung yang Berkelanjutan

Agar kebiasaan menabung tetap terjaga setelah Idul Fitri, lakukan langkah berikut:

  • Pisahkan Rekening Tabungan dan Rekening Harian: Gunakan rekening berbeda agar tidak tergoda menggunakan uang tabungan untuk keperluan sehari-hari.
  • Prioritaskan Pelunasan Utang: Hindari utang konsumtif dan lunasi utang yang ada sebelum menabung lebih besar.
  • Cari Penghasilan Tambahan: Jika memungkinkan, cari sumber pendapatan tambahan dari pekerjaan sampingan atau bisnis kecil untuk mempercepat pencapaian tujuan menabung.

Dengan menerapkan tips menabung setelah Lebaran ini, Anda dapat memulihkan kondisi keuangan dan mencapai tujuan finansial dengan lebih mudah. Ingat, kunci utama menabung adalah konsistensi dan disiplin. Selamat mencoba!

Read Entire Article
Helath | Pilkada |